.jpg)
Geriatri.id - Musim hujan belum berakhir sehingga potensi banjir di sejumlah daerah masih bisa terjadi. Saat banjir datang, kelompok lanjut usaia (lansia) sangat membutuhkan bantuan dari pihak lain karena keterbatasan mereka.
Banyak lansia yang hidup sendiri tanpa sanak keluarga, memiliki imobilitas fisik atau kebutuhan khusus sehingga membutuhkan pertolongan ketika banjir datang. Karena itu, penting untuk membuat rencana darurat apa yang harus dilakukan jika terjadi banjir. Apalagi jika Anda tinggal bersama orang tua yang masuk kategori lansia.
Berikut tips mempersiapkan diri membantu lansia menghadapi banjir, seperti dilansir ready.gov:
1. Persiapkan sarana komunikasi
Saat terjadi banjir, umumnya listrik akan dipadamkan untuk alasan keselamatan. Selain itu, biasanya saluran telepon juga terganggu sehingga sulit menghubungi keluarga untuk menginformasikan kondisi mereka.
Jika Anda tidak tinggal bersama lansia, penting mengingatkan mereka yang memiliki ponsel untuk memastikan baterainya terisi penuh dan siap dihidupkan. Persiapkan cadangan baterai sehingga ponsel bertahan lebih lama. Unduh aplikasi cuaca di ponsel untuk mengetahui kondisi sekitar.
Jika lansia kurang familier dengan ponsel canggih, berikan perangkat yang lebih sederhana sehingga mudah digunakan. Simpan semua kontak keluarga dekat maupun jauh dalam ponsel tersebut sehingga memudahkan lansia jika akan menghubungi nomor-noor tersebut saat terjadi banjir.
2. Punya rencana medis
Jika terjadi banjir, mungkin lansia akan kesulitan untuk mengakses fasilitas medis atau farmasi. Jika kondisi keseharian lansia harus rutin mengunjungi dokter dalam periode tertentu, misalnya kemoterapi atau dialisis, Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter terkait rencana cadangan.
Siapkan kartu asuransi, riwayat medis terbaru, obat-obatan dengan keterangan dosisnya, informasi tertulis dari dokter spesialis yang merawatnya dan dokumen penting lainnya. Kemas dokumen tersebut dengan kantong plastik agar tidak basah saat banjir.
Selanjutnya, masukkan ke dalam tas yang mudah dibawa saat menghadapi kondisi darurat seperti banjir. Masukkan juga makanan ringan, makanan berat, dan air minum yang setidaknya bisa bertahan dikonsumsi selama 72 jam dalam tas tersebut.
3. Rencana evakuasi
Jika keadaan mengharuskan evakuasi, segera ikuti dengan mengajak lansia untuk dievakuasi. Atau hubungi petugas pemerintah setempat jika tidak menemukan mereka di sekitar lokasi, untuk menentukan zona evakuasi Anda.
Jangan membiarkan lansia terlalu lama berada dalam rumah yang terendam banjir. Bawa mereka ke tempat penampungan atau pengungsian terdekat, yang difasilitasi BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) atau tim SAR.***(rif)
*Ilustrasi banjir (Pixabay)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri