Berjalan Kaki 7.000 Langkah Setiap Hari Bantu Kurangi Gejala Depresi


Berita Lansia - Berjalan kaki sering kali dianggap sebagai aktivitas sederhana, tetapi memiliki dampak luar biasa bagi kesehatan mental, terutama lansia. 

2024-12-20 11:41:03

Geriatri.id - Berjalan kaki sering kali dianggap sebagai aktivitas sederhana, tetapi memiliki dampak luar biasa bagi kesehatan mental, terutama lansia. 

Studi terbaru yang dipublikasikan di JAMA Network Open dikutip Well and Good menunjukkan, berjalan 7.000 langkah atau lebih setiap hari dapat membantu mengurangi gejala depresi. 

Bagi lansia, aktivitas ini bukan hanya olahraga ringan, tetapi juga jalan menuju kesejahteraan emosional.

Penelitian ini melibatkan analisis data dari lebih dari 96.000 orang dewasa yang didiagnosis dengan depresi atau menunjukkan gejalanya. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Hasilnya menunjukkan, mereka yang berjalan lebih dari 5.000 langkah setiap hari memiliki gejala depresi lebih ringan dibandingkan dengan mereka yang lebih sedikit. Bahkan, berjalan 7.000 langkah atau lebih dikaitkan dengan risiko depresi lebih rendah secara umum.  

Namun, para peneliti mengingatkan, korelasi ini tidak berarti berjalan kaki adalah "obat" untuk depresi. 

Meski demikian, aktivitas fisik seperti berjalan kaki tetap menjadi komponen penting dalam menjaga kesehatan mental.  

Mengapa berjalan kaki baik untuk lansia?

1. Meningkatkan mood

Aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki, merangsang pelepasan endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati.  Bagi lansia, ini dapat membantu mengurangi perasaan cemas atau sedih.  

2. Membangun rutinitas positif

Berjalan kaki dapat menjadi bagian dari rutinitas harian yang memberikan struktur dan stabilitas, membantu lansia merasa lebih tenang dan terorganisir.  


3. Mendorong interaksi sosial

Jalan pagi di taman atau lingkungan sekitar memberikan peluang untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang lain, mencegah isolasi sosial yang sering dialami lansia.  

4. Meningkatkan kesehatan fisik

Selain manfaat mental, berjalan kaki juga menjaga kesehatan jantung, meningkatkan mobilitas, dan memperkuat otot serta tulang.  

Rutinitas sederhana untuk kesejahteraan mental

Johns Hopkins Medicine merekomendasikan beberapa langkah kecil lainnya untuk membantu mengelola depresi.  

- Lakukan rutinitas sederhana, seperti bangun tepat waktu, mandi, dan sarapan.  

- Lakukan aktivitas fisik ringan, seperti peregangan atau berjalan kaki singkat.  

- Tetap terhubung dengan keluarga atau teman melalui telepon atau pertemuan langsung.  

- Jadwalkan waktu untuk hobi yang menenangkan, seperti menulis jurnal atau mendengarkan musik.  

Bagi lansia, berjalan kaki adalah cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan kesehatan mental. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Aktivitas ini tidak hanya memperbaiki suasana hati, tetapi juga memberikan makna pada hari mereka.  

Dengan mengadopsi kebiasaan berjalan kaki dan menjaga rutinitas sehat, lansia dapat menikmati hari tua yang lebih bahagia, penuh energi, dan bebas dari gejala depresi.***

*Ilustrasi - Manfaat berjalan kaki bagi kesehatan mental lansia.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Orangtua Ingin Tinggal Bareng, Siapkan Segalanya

Biar Tetap Fit, Jaga Kesehatan, Opa Oma

Yuk, Ikuti Pelatihan Caregiver Khusus Haji 2026 di Geriatri

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026