
Geriatri.id – Ada orang tua yang ingin tetap di rumahnya meskipun anak-anaknya sudah pada dewasa dan memutuskan untuk pindah. Tapi, ada juga yang ingin mengikuti anaknya.
Apapun, kita perlu mengecek dan memperhatikan tempat tinggal orangtua. Bagaimanapun, memastikan mereka aman dan nyaman adalah kewajiban kita. Jangan sampai kita menjadi anteng-anteng saja apabila orangtua jatuh, misanya, di rumah sendiri.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar rumah ramah untuk lansia:
1. Pikirkan keselamatan
Rumah yang aman bagi lansia harus dipikirkan masalah keselamatannya. Risiko terpeleset dan jatuh sangat berbahaya bagi lansia.
Penyebab lansia jatuh bisa karena penglihatan buruk, diabetes dan kehilangan massa otot.
Karena itu singkirkan barang-barang yang dapat membuat orang tersandung, seperti karpet, kabel listrik dan lain-lainnya.
2. Hindari lantai licin
Hindari permukaan lantai licin terutama lantai kamar mandi. Lantai licin dapat menyebabkan lansia terpeleset dan terjatuh.
Menurut Aging.com, 80 persen dari kasus lansia jatuh di toilet menyebabkan kerusakan signifikan atau trauma otak.
Pilih keset yang tidak licin dan segera keringkan ketika lantai basah.
Hindari menggunakan handuk atau karpet yang licin untuk menutupi permukaan basah.
3. Menambahkan fitur
Setelah memikirkan risiko keselamatan, selanjutnya penting membuat rumah menjadi lebih aman.
Pegangan tangan di kamar mandi dan toilet harus menjadi perhatian mengingat banyaknya kasus jatuh di kamar mandi.
Selain pegangan, sediakan telepon kamar mandi, telepon rumah atau tombol panggilan darurat. Pastikan semua jalur rumah memiliki penerangan cukup.
Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan agar rumah ramah untuk lansia.
=====
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri