
Geriatri.id - Tan Sri Ananda Krishnan adalah seorang miliarder mandiri sekaligus filantropis ternama di Asia Tenggara. Ia meninggal dunia pada November 2024 di usia 86 tahun.
Sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Asia Tenggara, ia meninggalkan warisan berharga.
Warisan Ananda tidak hanya berupa kekayaan, tetapi juga kontribusi besar dalam dunia bisnis dan kegiatan sosial.
Kehidupan dan perjalanan karier
Ananda Krishnan atau dikenal dengan julukan AK adalah sosok yang telah menginspirasi banyak orang.
Ia menyelesaikan pendidikan di Harvard Business School sebelum memulai karier sebagai pedagang minyak.
Di pertengahan tahun 1980-an, Ananda membangun kerajaan bisnisnya yang mencakup multimedia dan hiburan.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Salah satu pencapaian pentingnya adalah menggelar konser amal "Live Aid" bersama Bob Geldof.
Pencapaian ini mengantarkan kepada pengakuan internasional atas kemampuannya mengelola bisnis di bidang hiburan.
Melalui perusahaan konsultan yang didirikannya, MAI Holdings Sdn Bhd, Ananda memperluas pengaruhnya di berbagai sektor hingga menjadi miliarder.
Dangan kekayaan bersih sekitar 5,8 miliar dolar AS, Ananda tercatat sebagai orang terkaya keempat di Malaysia dan orang terkaya asal India di negara tersebut.
Warisan filantropis mendalam
Selain kesuksesannya di dunia bisnis, Ananda Krishnan dikenal luas sebagai seorang filantropis yang dermawan.
Melalui yayasan amalnya, YCF (Yayasan Cahaya Foundation), ia mendukung berbagai inisiatif, mulai dari olahraga, pendidikan, hingga seni.
Dedikasinya untuk membantu masyarakat tidak terbatas pada Malaysia, tetapi juga menjangkau dunia internasional.
YCF secara aktif terlibat dalam kegiatan yang mempromosikan kesejahteraan sosial, termasuk dukungan bagi kaum muda berbakat dan pelestarian budaya.
Inspirasi yang tidak terlupakan
Sebagai seorang miliarder mandiri, Ananda Krishnan adalah simbol keberanian, kerja keras, dan visi jangka panjang.
Berawal dari kesederhanaan hingga menjadi salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh, kisah hidup Ananda menunjukkan bahwa sukses bukan hanya tentang akumulasi kekayaan, tetapi juga memberi kembali kepada masyarakat.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Kepergian Tan Sri Ananda Krishnan meninggalkan kekosongan mendalam di dunia bisnis dan filantropi.
Namun, warisannya akan terus hidup melalui kontribusi besar yang telah diberikannya kepada dunia.***
Sumber:India.com
*Ilustrasi - Miliarder mandiri sekaligus filantropis ternama di Asia Tenggara meninggal dunia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri