Vitamin D Bisa Kendalikan Tekanan Darah pada Lansia Obesitas  


Berita Lansia - Menjaga tekanan darah tetap terkendali adalah kunci penting untuk mencegah berbagai komplikasi kesehatan, terutama bagi orang dewasa lanjut usia (lansia). 

2024-11-16 20:03:50

Geriatri.id - Menjaga tekanan darah tetap terkendali adalah kunci penting untuk mencegah berbagai komplikasi kesehatan, terutama bagi orang dewasa lanjut usia (lansia). 

Risiko serangan jantung dan stroke meningkat secara signifikan pada orang dengan tekanan darah tinggi, terutama jika disertai obesitas. 

Dikutip dari Medical Daily, para peneliti menyoroti peran vitamin D sebagai langkah sederhana untuk menurunkan tekanan darah.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of the Endocrine Society menunjukkan, suplementasi vitamin D ditambah kalsium sitrat dapat membantu menurunkan tekanan darah pada lansia obesitas. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Studi ini melibatkan 221 peserta lansia diberi vitamin D dengan dosis harian 600 IU atau 3.750 IU selama satu tahun. 

Hasilnya, tekanan darah sistolik mereka rata-rata turun 3,5 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik turun 2,8 mmHg.  

Menariknya, peningkatan dosis vitamin D tidak memberikan manfaat tambahan.

Efek paling signifikan terlihat pada individu dengan obesitas (BMI di atas 30) dan kadar vitamin D rendah.  

“Vitamin D dan kalsium terbukti menurunkan tekanan darah pada lansia obesitas.

Namun, lebih banyak bukan berarti lebih baik,” ujar Dr. Ghada El-Hajj Fuleihan, salah satu peneliti utama studi tersebut.


Meski hasil penelitian ini menjanjikan, para ahli menekankan pentingnya melakukan tes darah sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D. 

Kekurangan vitamin D harus dipastikan terlebih dahulu agar dosis yang direkomendasikan sesuai kebutuhan tubuh.  

Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan asupan harian 600 IU vitamin D untuk orang dewasa. 

Namun, bagi lansia dengan kebutuhan khusus, konsultasi dengan dokter sangat diperlukan untuk menentukan dosis yang tepat.  

Para peneliti mengingatkan, suplementasi saja tidak cukup. Untuk hasil optimal, mengonsumsi vitamin D perlu dikombinasikan dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan manajemen berat badan yang efektif.  

Studi ini menjadi pengingat bahwa perawatan kesehatan jantung memerlukan pendekatan holistik. 

Dengan langkah sederhana seperti memenuhi kebutuhan vitamin D dan menjalani gaya hidup aktif, lansia obesitas dapat mengurangi risiko hipertensi dan komplikasi serius lainnya.  

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Sebelum memulai suplementasi, langkah bijak adalah berkonsultasi dengan dokter. Ini untuk memastikan keamanan dan efektivitas sesuai kebutuhan spesifik tubuh.*** 

*Ilustrasi - Peran vitamin D sebagai langkah sederhana untuk menurunkan tekanan darah.(Pxhere)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Orangtua Ingin Tinggal Bareng, Siapkan Segalanya

Biar Tetap Fit, Jaga Kesehatan, Opa Oma

Yuk, Ikuti Pelatihan Caregiver Khusus Haji 2026 di Geriatri

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026