Manfaat Tak Terduga Apel, Mengurangi Gejala Demensia pada Lansia


Berita Lansia - Apel menawarkan berbagai manfaat kesehatan tak terduga, termasuk mengurangi gejala demensia pada lansia. 

2024-11-03 22:00:41

Geriatri.id - Apel merupakan salah satu buah yang populer dan mudah ditemukan di Indonesia, Buah ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan tak terduga, termasuk mengurangi gejala demensia pada lansia. 

Selain dikenal sebagai camilan lezat, apel menyimpan zat-zat penting yang mampu mendukung fungsi otak dan mengurangi risiko penyakit degeneratif.

Salah satu manfaat utama mengonsumsi apel adalah perannya dalam menjaga daya ingat dan mengurangi gejala demensia, terutama pada stadium awal. 

Demensia yang kerap dianggap wajar di kalangan lansia, masih dapat diatasi atau diperlambat perkembangannya bila terdeteksi sejak dini. 

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita demensia diprediksi melonjak dua kali lipat hingga 65,7 juta pada tahun 2030.

Apel merah, yang kaya akan quercetin, vitamin C, vitamin A, karoten, dan asetilkolin dapat berfungsi sebagai antioksidan alami. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Nutrisi ini membantu melindungi otak dari radikal bebas dan memperbaiki daya ingat. 

Tidak hanya untuk kesehatan otak, apel juga mengandung berbagai senyawa yang membantu menangkal penyakit serius lainnya. Berikut deretan manfaatnya dikutip dari laman Kemenkes:

1. Mencegah kanker

Apel mampu mencegah pertumbuhan sel kanker, terutama pada kanker payudara, paru-paru, lambung, dan usus besar. 

Dengan rutin mengonsumsi apel akan cenderung terlindungi dari kanker usus dan perut berkat kandungan antioksidan yang mencegah mutasi sel kanker.

2. Menstabilkan gula darah 


Manfaat apel lainnya menstabilkan gula darah. Kandungan seratnya memperlambat pencernaan.

Dengan begitu, glukosa diserap lebih lambat ke dalam aliran darah sehingga membantu mencegah lonjakan gula darah. 

Manfaat ini sangat berguna bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga gula darah tetap stabil.

3. Menurunkan risiko stroke 
   
Apel dikenal dapat menurunkan risiko stroke. Menurut penelitian, konsumsi 200 gram buah kaya serat setiap hari, termasuk apel dapat menurunkan risiko stroke. 

Kandungan serat dan antioksidan dalam apel membantu menurunkan kolesterol dan mengatur tekanan darah, faktor utama dalam pencegahan stroke.

4. Mengurangi risiko penyakit jantung  
   
Rutin mengonsumsi apel dapat mengurangi risiko penyakit jantung.  Buah ini membantu mengurangi sumbatan dan peradangan pada dinding pembuluh darah arteri, menghindarkan dari tumpukan kolesterol yang dapat menyumbat aliran darah ke jantung.

5. Menyehatkan paru-paru  
   
Vitamin C dan zat lainnya dalam apel mendukung fungsi paru-paru yang lebih optimal. 

Jika dikonsumsi secara rutin, manfaat apel dapat meningkatkan kesehatan paru-paru, terutama bagi mereka yang hidup di lingkungan dengan polusi udara tinggi.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

6. Mengatasi asma

Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi apel terkait dengan risiko asma yang lebih rendah. 

Senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dalam apel berperan mengatur respons imun tubuh dan memberikan perlindungan terhadap gejala asma.***

*Ilustrasi - Manfaat apel bagi kesehatan otak lansia.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Kapan Lansia Membutuhkan Pendamping di Rumah?

Orangtua 'Wajib' Ikut Posyandu Lansia

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026