Hadiah Spesial di Hari Ultah, Skrining Kesehatan Gratis Berdasarkan Usia


Berita Lansia - Skrining ulang tahun dirancang untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit sesuai golongan usia, dengan tujuan meningkatkan efektivitas deteksi dini dan meminimalkan risiko kematian serta kecacatan.

2024-11-01 19:43:47

Geriatri.id - Kabar gembira bagi seluruh warga negara Indonesia. Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Kementerian Kesehatan akan meluncurkan program skrining kesehatan gratis yang dapat diakses pada hari ulang tahunnya mulai tahun 2025. 

Program ini merupakan hadiah dari negara kepada masyarakat, yang berfokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit sesuai kategori usia.

“Skrining ini adalah hadiah ulang tahun dari negara kepada masyarakat, dilakukan setiap hari ulang tahun untuk memastikan kesehatan terpantau secara dini,” ujar Menteri Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis 31 Oktober 2024.

Program ini berbeda dari skrining Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencakup 14 jenis penyakit.

Skrining ulang tahun dirancang untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit sesuai golongan usia, dengan tujuan meningkatkan efektivitas deteksi dini dan meminimalkan risiko kematian serta kecacatan.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Skrining berdasarkan golongan usia

Skrining balita 

Skrining balita difokuskan pada deteksi penyakit bawaan lahir seperti hipotiroid kongenital yang jika teridentifikasi secara dini, dapat diobati untuk mencegah kematian atau kecacatan.

Skrining remaja (di bawah 18 tahun)

Skrining ini meliputi pemeriksaan obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi. Tujuannya untuk mendeteksi masalah kesehatan yang sering muncul pada usia anak hingga remaja.

Skrining dewasa

Skrining dewasa difokuskan pada deteksi dini kanker, termasuk kanker payudara dan serviks, yang merupakan penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia, serta kanker prostat pada laki-laki.

Skrining lansia


Skrining lansia meliputi pemeriksaan alzheimer, osteoporosis, serta kesehatan umum terkait penuaan.

Lokasi skrining dan mekanisme pendaftaran

Skrining akan dilakukan di Puskesmas dan sekolah-sekolah sesuai dengan kategori usia yang relevan. 

Untuk mendukung pendataan, Kemenkes bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Warga yang berulang tahun cukup mendatangi Puskesmas terdekat dengan membawa identitas, dan petugas akan memverifikasi data berdasarkan basis data kependudukan untuk mengakses layanan ini.

Dengan program ini, Kemenkes berharap masyarakat Indonesia dapat memantau kondisi kesehatannya sejak dini, guna menciptakan generasi yang lebih sehat dan tangguh.***

*Gedung Kemenkes di Jakarta.(Dpk.Kemenkes)

Video Senior Podcast

lansia  ,lansia sehat  ,kesehatan lansia,berita lansia,merawat lansia,geriatri,skrining gratis,kemenkes

ARTIKEL LAINNYA

Layanan Konsultasi bagi Jamaah Haji Lansia dan Keluarga

Libur 4 Hari Tanpa Ribet, Naik TransJakarta Aja!

Memahami Hipertensi (4): Proses Terjadinya Hipertensi pada Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026