Gara-gara Kebijakan Overbooking, Lansia dengan Penyakit Jantung Batal Terbang


Berita Lansia - Kejadian kurang menyenangkan dialami pasangan lanjut usia (lansia) berusia 80 tahun yang harus menerima kenyataan batal terbang karena pesawat penuh akibat kebijakan overbooking dari maskapai British Airways. 

2024-10-26 11:14:57

Geriatri.id - Kejadian kurang menyenangkan dialami pasangan lanjut usia (lansia) berusia 80 tahun yang harus menerima kenyataan batal terbang karena pesawat penuh akibat kebijakan overbooking dari maskapai British Airways. 

Pasangan ini awalnya dijadwalkan terbang pada 27 September dari Heathrow, London, Inggris menuju Marseille, Prancis, namun ditolak naik pesawat karena kursi telah terisi penuh. 

Padahal, keduanya telah hadir lebih dari dua jam sebelum keberangkatan, dengan harapan dapat terbang sesuai jadwal.

Kondisi kesehatan mereka menambah rumit situasi. Salah satu dari pasangan lansia ini menggunakan alat pacu jantung yang rentan terhadap stres, sementara lansia satunya memiliki masalah kesehatan lain. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Sayangnya, tawaran penginapan dan voucher kopi yang diberikan sebagai kompensasi tidak mampu menggantikan liburan empat hari mereka yang terpaksa dipersingkat menjadi tiga hari.

Menurut laporan Independent, British Airways sempat menawarkan alternatif penerbangan melalui Paris atau Madrid.

Namun alternatif ini mengharuskan mereka berganti terminal di Heathrow dan kemudian melanjutkan perjalanan melalui hub besar di Eropa. 

Pilihan ini dianggap tidak mungkin karena berpotensi menyebabkan stres dan memperpanjang waktu perjalanan.

“Kami duduk selama 90 menit menunggu, namun akhirnya diberitahu tidak ada kursi untuk kami. Lalu, mereka menawarkan penerbangan keesokan harinya serta akomodasi satu malam, yang kami terima,” ungkap salah satu lansia. 

Jika menerima opsi ini, kedatangan mereka di Marseille yang awalnya dijadwalkan pukul 18.00 harus berubah hingga larut malam.

Sistem overbooking yang diterapkan British Airways sebenarnya bukan praktik baru. Kebijakan ini sengaja menjual tiket lebih banyak dari kapasitas kursi untuk meminimalisir kerugian, memang legal dan diizinkan dalam industri penerbangan. 


Namun, bagi penumpang, kebijakan ini seringkali menjadi bumerang, terutama jika maskapai gagal mematuhi prosedur penanganan yang tepat.

Maskapai sebenarnya diwajibkan menawarkan kompensasi atau insentif bagi penumpang yang secara sukarela menunda penerbangan mereka. 

Jika tak ada yang mengajukan diri, maskapai boleh memilih penumpang untuk tidak diangkut, namun harus memastikan hak-hak penumpang terlindungi, termasuk kompensasi tunai. 

Sayangnya, dalam kasus pasangan lansia ini, British Airways tidak memberikan informasi terkait kompensasi tersebut.

"Tidak disebutkan sama sekali tentang kompensasi, dan kami tentu saja belum menerima uang apa pun hanya akomodasi semalam dan voucher untuk minum kopi setelah menunggu sore dan sebelum bepergian ke hotel," kata salah satu lansia.

Pihak British Airways, melalui juru bicaranya menyampaikan permintaan maaf mereka atas insiden ini dan berjanji akan menghubungi kedua lansia tersebut. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

"Kami sangat menyesal mendengar pengalaman pelanggan kami dan kecewa karena kami tidak bisa memenuhi harapan mereka. Kami sedang menyelidiki masalah ini," kata juru bicara tersebut.

Kejadian ini menunjukkan bahwa meski kebijakan overbooking dianggap efektif dalam memaksimalkan keuntungan, penerapannya harus dilakukan dengan bijak dan mempertimbangkan hak serta kenyamanan penumpang, khususnya yang memiliki kondisi khusus seperti lansia.***

*Ilustrasi - Bandar udara,(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Yoga Adalah Pilihan Olahraga Cerdas yang Bagi Lansia

1 dari 5 Lansia Indonesia Masih Merokok Setiap Hari, Ini Bahayanya!

Ini Manfaat bagi Si Pendonor

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026