Menjaga Imunitas Lansia Kunci Hidup Sehat dan Terhindar dari Penyakit


berita Lansia - Lansia berusia 65 tahun ke atas lebih rentan terhadap infeksi dan risiko komplikasi lebih tinggi, bahkan ketika menghadapi penyakit ringan seperti flu. 

2024-10-15 22:27:41

Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh akan mengalami penurunan. Lansia berusia 65 tahun ke atas lebih rentan terhadap infeksi dan risiko komplikasi lebih tinggi, bahkan ketika menghadapi penyakit ringan seperti flu. 

Hal ini dikarenakan imunitas yang menjadi kurang tanggap dalam melawan virus dan bakteri.

Dikutip dari WebMD, sistem kekebalan tubuh ibarat benteng pertahanan, terdiri dari sel, jaringan, dan organ yang bekerja sama melindungi tubuh dari ancaman infeksi. Namun, seiring bertambahnya usia, kemampuan imun ini menurun. 

Meski begitu, ada berbagai cara yang dapat diterapkan lansia untuk menjaga imunitas mereka tetap kuat.

Berikut tips yang bisa dilakukan lansia untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan:

1. Rajin mencuci tangan

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Meski terdengar sederhana, mencuci tangan merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit. 

Banyak penyakit menular, seperti flu, hepatitis A dan cacar, bisa dicegah dengan menjaga kebersihan tangan. 

Lansia harus terbiasa mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet atau setelah menyentuh barang kotor.

Mencuci tangan dengan sabun setidaknya 20 detik di bawah air mengalir dapat mengurangi risiko infeksi secara signifikan. 

Kebiasaan menjaga kebersihan tangan harus dilakukan dengan disiplin, baik untuk kesehatan pribadi maupun mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.

2. Vaksinasi rutin

Flu bisa menjadi sangat berbahaya bagi lansia karena sistem kekebalan tubuh mereka yang melemah. Karena itu, vaksinasi flu tahunan sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi hingga 40-60%. 

Vaksin bekerja dengan merangsang tubuh untuk memproduksi antibodi yang mampu melawan infeksi.

Virus flu terus berkembang sehungga sebaiknya lansia mendapatkan vaksin flu setiap tahun. 

Vaksinasi ini bisa didapatkan di rumah sakit atau klinik terpercaya.

3. Konsumsi makanan sehat


Nutrisi yang cukup adalah kunci utama untuk mempertahankan imunitas. Lansia cenderung mengalami kekurangan kalsium, vitamin D, vitamin B12, dan serat. 

Karena itu, asupan makanan sehat seperti telur, tempe, ikan, serta sayuran dan buah-buahan yang kaya akan vitamin sangat penting.

Mengurangi konsumsi gula, lemak, dan makanan olahan juga dianjurkan. 

Selain memperkuat imunitas, pola makan sehat membantu mencegah penyakit jantung, diabetes dan masalah kesehatan lainnya.

4. Tetap aktif bergerak

Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh lansia. 

Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau bersepeda tidak hanya membantu menjaga kebugaran fisik, tetapi juga meningkatkan sirkulasi darah dan memiliki efek antiinflamasi yang bermanfaat bagi imunitas.

5. Kelola stres dengan baik

Kesehatan mental yang baik turut berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. 

Stres berkepanjangan dapat memicu peningkatan hormon kortisol, yang justru melemahkan imunitas dan menghambat tubuh dalam melawan infeksi. 

Kegiatan santai seperti berkebun, bermain dengan cucu, atau melakukan hobi lainnya bisa mengurangi stres.

6. Tidur yang cukup

Tidur berkualitas sangat penting untuk menjaga imunitas. Lansia perlu tidur 7-9 jam per malam agar tubuh memiliki cukup waktu untuk memperbaiki sel-sel dan meningkatkan fungsi otak. 

Kurang tidur bisa menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan meningkatkan risiko jatuh serta penyakit kronis seperti diabetes dan jantung.

7. Kontrol berat badan


Obesitas dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko komplikasi sindrom metabolik, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. 

Karena itu, menjaga berat badan ideal sangat penting bagi lansia. 

Dengan olahraga dan makan makanan sehat, lansia dapat menurunkan peradangan dan menjaga tubuh tetap kuat.

8. Berhenti merokok

Merokok dapat merusak sistem kekebalan tubuh yang membuat lebih rentan terhadap infeksi seperti flu dan masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung dan masalah pernapasan. 

9. Berjemur di bawah matahari pagi

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D, yang penting untuk memperkuat sistem kekebalan. 

Berjemur selama 10-15 menit setiap pagi bisa membantu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan suasana hati. 

Untuk menghindari risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari yang berlebihan, disarankan berjemur sebelum pukul 10 pagi.***

*Ilustrasi - Lansia sedang tidur.(Pixabay)

Video Senior Podcast


 


ARTIKEL LAINNYA

Kapan Lansia Membutuhkan Pendamping di Rumah?

Orangtua 'Wajib' Ikut Posyandu Lansia

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026