Ini Negara Pertama di Dunia yang Gratiskan Transportasi Umum


Berita Lansia - Luksemburg merupakan negara pertama di dunia yang menggratiskan seluruh transportasi umum, termasuk bus, kereta, dan trem. 

2024-10-09 23:51:36

Geriatri.id - Luksemburg merupakan negara pertama di dunia yang menggratiskan seluruh transportasi umum, termasuk bus, kereta, dan trem. 

Kebijakan revolusioner ini telah diterapkan sejak 2020 dan berlaku tidak hanya bagi penduduk lokal, tetapi juga wisatawan yang berkunjung ke negara itu. 

Kebijakan ini diambil untuk memudahkan mobilitas sehari-hari warganya sekaligus menarik wisatawan yang ingin menikmati kemudahan berkeliling Luksemburg tanpa biaya. 

Menurut laporan Euronews, langkah ini disambut baik warga. Mereka merasakan dampak positif dari kebijakan transportasi umum gratis. 

"Karena gratis, lebih mudah untuk memilih menggunakan transportasi umum dibandingkan mobil pribadi," ujar Edgar, salah seorang warga.

Transportasi gratis di Luksemburg menuai pujian karena berpotensi menurunkan emisi karbon dan mengurangi kemacetan lalu lintas. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Luksemburg memiliki kepadatan mobil tertinggi di Uni Eropa, yaitu 696 mobil per 1.000 penduduk.

Angka ini jauh di atas rata-rata Uni Eropa yang hanya 560 mobil per 1.000 penduduk. 

Kebijakan menggratiskan transportasi umum menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan dampak lingkungan.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Menurut Gillard, peneliti di bidang transportasi umum, memindahkan kebiasaan orang dari mobil pribadi ke transportasi umum masih menjadi tantangan besar. 

Meski transportasi gratis, kebiasaan berkendara dengan mobil masih sangat kuat di Luksemburg.

Selain dampak lingkungan, kebijakan ini juga berdampak sosial. Transportasi gratis membantu mengurangi beban biaya bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. 

Untuk membiayai sistem transportasi umum gratis ini, pemerintah Luksemburg harus mengeluarkan biaya operasional lebih dari €500 juta atau setara Rp8,6 triliun per tahun dari pajak.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia 

Meski kebijakan ini dianggap sukses dalam meningkatkan akses transportasi, masih ada tantangan bagi mereka yang tinggal di luar perbatasan Luksemburg. 

Namun, kebijakan ini menjadi langkah besar dalam menciptakan mobilitas yang lebih inklusif, efisien, dan ramah lingkungan.

*Ilustrasi - Transportasi umum.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Kapan Lansia Membutuhkan Pendamping di Rumah?

Orangtua 'Wajib' Ikut Posyandu Lansia

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026