
Geriatri.id - Populasi dunia semakin menua yang ditandai dengan peningkatan jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas secara signifikan.
Menurut laporan Divisi Populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jumlah orang lanjut usia (lansia) diperkirakan mencapai 1,6 miliar pada tahun 2050. Artinya terjadi peningkatan lebih dari dua kali lipat pdalam 30 tahun mendatang.
Fenomena ini paling banyak terlihat di Asia dan Eropa, di mana penduduk lansia mendominasi demografi.
Peningkatan populasi lansia menimbulkan tantangan besar dan keberadaan mereka juga sering dianggap sebagai tolok ukur kemakmuran.
Tingginya angka harapan hidup menandakan kualitas hidup lebih baik, didukung fasilitas kesehatan dan pelayanan sosial memadai.
Monako menempati posisi teratas negara dengan persentase lansia terbanyak di dunia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Populasi lansia berusia 65 tahun ke atas di negara ini 36 persen dari total jumlah penduduk.
Maroko dikenal sebagai salah satu kawasan terkaya di dunia dengan kualitas hidup tinggi serta layanan kesehatan yang didanai negara.
Jepang menempati posisi kedua dengan 30 persen penduduk lansia. Negara ini dikenal dengan sistem perawatan kesehatan yang maju dan pola makan sehat dengan fokus pada konsumsi ikan dan makanan nabati.
Penduduk Jepang memiliki harapan hidup yang panjang, dengan usia rata-rata 84 tahun.
Italia berada di peringkat ketiga dengan 24 persen lansia. Negara ini memiliki harapan hidup tinggi namun angka kelahirannya rendah.
Tren ini umum terjadi di negara Eropa lainnya seperti Finlandia, Portugal, dan Yunani yang masing-masing memiliki populasi lansia 23 persen.
Faktor seperti pola makan sehat, dukungan sosial, dan layanan kesehatan yang baik berperan besar dalam memperpanjang usia penduduk.
Negara seperti Puerto Riko, Bulgaria, Jerman, dan Prancis juga masuk dalam daftar negara dengan populasi lansia terbanyak dengan 22 persen - 23 persen penduduk berusia 65 tahun ke atas.
Di negara-negara ini, sistem perawatan kesehatan yang kuat dan standar hidup tinggi menjadi alasan utama di balik peningkatan populasi lansia.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Meski menghadapi tantangan dari segi perekonomian dan layanan sosial, negara dengan populasi lansia besar umumnya memiliki kualitas hidup yang tinggi.
Fakta ini menunjukkan keberhasilan suatu negara dalam menyediakan fasilitas kesehatan dan kesejahteraan sosial memadai merupakan kunci untuk memastikan warganya bisa menikmati usia tua dengan baik.***
*Ilustrasi - Populasi lansia di Jepang.(Pixnio)
Video Senior Podcast
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri