Deteksi 5 Masalah Mata yang Sering dialami Lansia


Berita Lansia - Seiring bertambahnya usia seseorang, organ mata pun lebih mungkin atau bersiko mengalami permasalahan.

2019-12-26 16:10:45

Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia seseorang, organ mata pun lebih mungkin atau bersiko mengalami permasalahan.

Apa sajakah permasalahan mata yang sering dialami lanjut usia (lansia)? Yuk, simak uraian berikut ini.

1. Kesulitan membaca

Umumnya, pada usia 45 tahun, otot-otot mata mulai melemah. Hal ini merupakan proses penuaan alami pada mata yang akan terjadi pada setiap individu.

Saat Anda berusia 60 tahun, Anda mungkin perlu kacamata baca tambahan dengan lensa seperti bifokal, multifokal atau varifokal).

2. Floaters

Floaters adalah bayangan seperti bintik-bintik atau benda yang berukuran kecil hingga besar yang tampak melayang-layang pada penglihatan.

Kondisi ini biasanya tak berbahaya. Namun tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter mata bila memang kondisi ini terasa mengganggu.

3. Katarak

Kondisi katarak ini mudah dideteksi ketika dilakukan pemeriksaan mata. Pada kondisi ini, terjadi pengaburan lensa mata secara bertahap.

Umumya terjadi pada usia di atas 60 tahun. Tindakan operasi sederhana dapat mengatasi masalah katarak ini.

4. Glaukoma

Glaukoma ini terkait dengan peningkatan tekanan pada mata yang menyebabkan kerusakan saraf optik, yang menghubungkan mata ke otak.

Jika tidak diobati, glaukoma bisa menyebabkan komplikasi sehingga terjadi kebutaan.

Namun, jika terdeteksi cukup awal, komplikasi ini biasanya dapat dihindari dengan obat tetes mata.

5. Degenerasi makula

Ini adalah istilah yang diberikan kepada sekelompok penyakit degeneratif retina yang menyebabkan progresif, hilangnya penglihatan sentral secara permanen, memengaruhi kemampuan untuk melihat detail, membaca dan mengenali wajah.

Konon di Australia, masalah ini adalah penyebab utama hilangnya penglihatan utama.

Tidak ada obat untuk kasus degenerasi macula ini. Tetapi pengobatan dapat dilakukan untuk memperlambat perkembangannya, tergantung pada stadium dan jenis penyakitnya.

Semakin dini penyakit terdeteksi, semakin berkurang risiko kerusakan mata yang terjadi. Pemeriksaan rutin dan tes mata direkomendasikan untuk mengurangi risiko atau memperlambat perkembangan degenerasi makula.

6. Retinopati diabetik

Penderita diabetes dapat mengalami kondisi ini yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang serius. Jika Anda atau keluarga Anda menderita diabetes, pastikan menjalani tes mata rutin.***(hil)

Foto : freepik.com

Referensi: https://www.healthdirect.gov.au/eye-health-tips-for-over-60s

 

fkui,rscm,geriatri,gerontologi,lansia,lanjutusia,usialanjut,lansiasehat,penyakitmata,matalansia

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Bukan Sekadar Nostalgia, Ini Alasan Lansia Senang Mengenang Masa Lalu

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026