
Geriatri.id - Kata orang, belajar tidak mengenal usia. Setidaknya, itulah yang menjadi pegangan Mbah Mijem di Bantul, Yogyakarta.
Di usia 104 tahun, Mbah Mijem lulus dari Sekolah Lansia (Salsa) Salimah, Bantul dengan predikat cumlaude.
Sekolah itu mewisuda 242 lansia, termasuk Mbah Mijem di aula Pemerintah Daerah Bantul.
Kisah Mbah Mijem itu diangkat dalam koran lokal Radar Jogja, Senin 23 Desember 2019.
Mbah Mijem dan kawan-kawan telah menuntaskan belajar di sekolah lansia selama 12 kali pertemuan dalam setahun.
Mbah Mijam, nenek kelahiran tahun 1915 ini, menjadi peserta sekolah tertua, sedangkan murid termudanya berusia 60 tahun.
Meski paling senior, Mbah Mijem termasuk lansia enerjik dan semangat menuntut ilmu.
Di rumah pun Mbah Mijem kerap membantu anak cucunya menyiapkan makanan. Mbah Mijem memiliki lima anak, 10 cucu, dan lima buyut.
Mbah Mijem tak sungkan berbagi tips agar tetap sehat di usia senja. Bagi Mbah Mijam, hidup dengan perasaan bahagia dapat membantu menurunkan beban emosi sehingga baik untuk kesehatan tubuh.
Mbah Mijam pun menerapkan pola hidup sehat dengan membiasakan bangun pagi dan rajin mengikuti pengajian.
Untuk diketahui Sekolah Lansia Salimah memiliki 850 peserta didik di 19 titik sekolah. Sekolah lansia tersebar di 17 kecamatan di Bantul.
Yogyakarta memang termasuk provinsi dengan jumlah lansia terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, penduduk Yogyakarta memiliki rata-rata usia lebih panjang dibandingkan provinsi lain.
Angka harapan hidup warga Yogyakarta mencapai 74,50 tahun, di atas rata-rata nasional 70,59 tahun.
Selamat ya Mbah, semoga senantiasa dilimpahkan nikmat sehat dan menginspirasi semua masyarakat di Indonesia.***
Foto: facebook Prasasti Bintarum.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri