
Geriatri.id - Gula adalah salah satu bahan yang paling umum digunakan sehari-hari. Namun, dalam ilmu kesehatan, mengonsumsi gula berlebih bisa menjadi penyebab munculnya penyakit diabetes yang rentan bagi lansia.
Ada berbagai jenis gula yang bisa dipilih untuk dikonsumsi sehari-hari, di antaranya gula pasir dan gula batu. Namun atas alasan kesehatan, muncul pertanyaan, "Apakah gula batu lebih baik dari gula pasir?"
Berikut ini perbedaan antara gula batu dan gula pasir, mana yang lebih baik untuk kesehatan dan penggunaan sehari-hari.
Gula Batu adalah bentuk gula yang telah mengalami proses pemurnian lebih sedikit dibandingkan gula pasir. Gula batu biasanya berbentuk kristal besar dan umumnya tidak mengandung banyak bahan tambahan.
Baca juga: Kalender Kesehatan September 2024, Ada Peringatan Apa Saja?
Di beberapa negara, seperti Indonesia, gula batu sering digunakan dalam minuman dan sebagai pemanis alami.
Gula Pasir adalah gula yang telah melalui proses pemurnian yang lebih intensif, menghasilkan butiran yang lebih halus dan warna putih.
Gula pasir sering digunakan dalam berbagai resep makanan dan minuman karena kemudahan penggunaannya dan kemampuannya untuk larut dengan cepat.
Perbandingan Kesehatan
Dilansir dari Healthline, baik gula batu maupun gula pasir pada dasarnya adalah sukrosa, yang memberikan kalori tanpa nutrisi tambahan.
Namun, gula batu sering dianggap sedikit lebih alami karena proses pemurnian yang lebih sedikit.
Ini berarti gula batu mungkin mengandung jejak mineral yang lebih banyak dibandingkan gula pasir, meskipun perbedaannya sangat kecil dan tidak cukup signifikan untuk memberikan manfaat kesehatan yang besar.
Baca juga: Tidur Lebih Lama di Akhir Pekan Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung?
Sementara itu, The American Heart Association menekankan pentingnya membatasi konsumsi gula, termasuk gula batu dan gula pasir, karena konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.
Secara umum, gula batu dan gula pasir memiliki fungsi yang serupa sebagai pemanis, tetapi gula batu sedikit lebih alami dan mungkin mengandung lebih banyak jejak mineral.
Namun, perbedaan ini tidak cukup signifikan untuk memberikan manfaat kesehatan yang berarti. Kedua jenis gula harus dikonsumsi dalam jumlah sedang untuk menjaga kesehatan.
Jika Anda mencari pemanis yang lebih sehat, mungkin lebih baik mempertimbangkan alternatif seperti madu, stevia, atau gula kelapa, yang menawarkan manfaat kesehatan tambahan dibandingkan gula batu atau gula pasir.***
*Foto: Ilustrasi gula batu dan gula pasir. (Pixabay)
Video senior podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri