
Oleh: dr. Hj.Nina Kemala Sari, SpPd K-G, FINASIM
Kasus malnutrisi tidak saja dialami kalangan anak-anak. Bahkan, para usia lanjut pun bisa mengalami masalah nutrisi. Tentunya, faktor penyebab malnutrisi pada lansia berbeda dengan anak-anak.
Perlu kita tahu, mayoritas malnutrisi yang terjadi pada lansia adalah karena faktor psikologis ata mental.
Kalangan usia lanjut yang mengalami malnutrisi umumnya mengalami penyakit tertentu dan banyak mengonsumsi obat-obatan.
Pasalnya, ada sebagian obat yang bisa menyebabkan selera makan menurun. Efek selanjutnya, lansia jadi sulit makan dan menyebabkan malnutrisi.
Istilah Meals on Wheels
Penyebab malnutrisi lainnya yang terjadi pada lansia masih banyak lagi.
Berdasarkan buku yang ditulis Miller pada tahun 1999, diungkapkan bahwa penyebab malnutrisi pada lansia secara mudah bisa disingkat menjadi istilah ‘Meals on wheels’.
Apakah makna dari istilah tersebut? Kita coba uraikan dari awalan huruf masing-masing seperti berikut ini:
Medications
Emotional Problems
Anorexia
Late-Life Paranoia
Swallowing Disorder
Oral Factors
Neoplasia
Wandering
Hyperthyroidism
Enteric Problems
Eating Problems
Low Salt
Social Problems.
Tiru Pola Makan Ala Jepang
Lalu, bagaimana cara mencegah agar lansia tidak mengalami kasus malnutrisi? Ada suatu metode atau pola makan dari Okinawa Jepang bisa kita adaptasi atau tiru agar lansia tetap sehat dan panjang usia.
Berikut di antaranya:
1. Minum minimal delapan gelas air per hari
Upayakan untuk minum sebanyak delapan gelas per hari. Ini bertujuan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Dengan begitu, tidak terjadi penurunan metabolisme tubuh.
2. Pilih karbohidrat kompleks
Selanjutnya, pilih asupan karbohidrat kompleks untuk sumber energi utama. Misalnya, beras merah atau gandum.
3. Tetap konsumsi lemak dan protein tinggi
Lansia mengonsumsi lemak dan protein tetap penting. Akan tetapi, pastikan asupan lemak dan protein ini dari sumber bahan pangan yang nabati. Misalnya, kacang-kacangan, buah, dan sayur. Sedangkan untuk daging merah sebaiknya dikurangi dan diganti dengan ikan.
4. Konsumsi vitamin dan mineral
Tak kalah penting adalah konsumsi berbagai vitamin dan mineral, misalnya kalsium, vitamin D dan vitamin B12.
Nah, selamat mencoba, semoga sehat selalu!***
Hilman H / foto: freepik.com
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri