Inilah Faktor yang Bikin Orang Tua Terkena Depresi


Berita Lansia - Problem atau masalah penyakit kejiwaan juga bisa terjadi. Namun, masalah mental ini mungkin saja gejala atau tandanya tak terlalu kelihatan.

2019-12-17 06:10:21

Geriatri.id - Sehat lahir dan batin. Itu tentu menjadi harapan setiap orang. Tak terkecuali, para orang tua yang sudah berusia lanjut. Namun adakalanya keinginan itu tak tercapai sepenuhnya.

Ada orang lanjut usia (lansia) yang mengalami sakit atau penyakit, misalnya hipertensi, diabetes, jantung dan sebagainya.

Begitupun problem atau masalah penyakit kejiwaan juga bisa terjadi. Namun, masalah mental ini mungkin saja gejala atau tandanya tak terlalu kelihatan.

Apalagi, orang lansia kecenderungan lebih sedikit untuk membicarakan atau berkonsultasi tentang masalah kejiwaan yang dialami daripada kalangan usia muda.

Di sisi lain, lansia juga mungkin tidak merasa, tidak percaya atau bahkan tidak menerima bahwa dirinya mengalami masalah kejiwaan, misalnya depresi atau selalu merasa sedih atau tertekan.

Nah, perlu kita tahu, depresi pada usia tua sering tidak terdeteksi. Terkadang kita keliru menafsirkan bahwa ada masalah kesehatan fisik atau demensia.

Padahal, tanda-tanda depresi pada orang di atas 65 tahun dapat mencakup gejala fisik yang tidak dapat dijelaskan. Selain itu, lansia  mengalami kehilangan memori dan perubahan perilaku.

Kenali Penyebab depresi

Penyebab depresi pada orang tua bervariasi dan tergantung pada kapan depresi pertama kali dialami.

Jika individu tersebut pertama kali mengalami depresi di awal kehidupan, kemungkinan penyebabnya mencakup faktor genetik, kepribadian, dan pengalaman hidup.

Jika seseorang pertama kali mengalaminya di kemudian hari, masalah kesehatan fisik mungkin menjadi penyebabnya.

Isolasi sosial dan kesepian serta kehilangan juga merupakan penyebab umum depresi pada orang berusia di atas 65 tahun.

Penanganan depresi

Secara prinsip, penanganan untuk depresi di usia tua sama dengan perawatan yang diberikan kepada kelompok usia lain. Meskipun mungkin penerapannya dapat saja berbeda.

Jika depresi di usia tua tidak segera ditangani, bisa berdampak atau muncul efek samping.

Untuk pencegah depresi di usia tua, perubahan gaya hidup di usia paruh baya mungkin menjadi kunci yang perlu diperhatikan.***

Hilman H/ Foto : freepik.com

Referensi: https://www.healthdirect.gov.au/depression-and-older-people

 

Kontak kami:                                                                  

redaksi@geriatri.id
Whatsapp : +62 8111379101
Facebook : geriatri.id
Instagram : geriatri_id

 

 

fkui,rscm,geriatri,gerontologi,lanjutusia,usialanjut,lansia,lansiasehat,depresi,penyakitmental,penyakitkejiwaan,lansiadepresi,penuaan,penyakitlansia

ARTIKEL LAINNYA

Anggaran Terbatas, Bantuan Lansia dan Disabilitas Terancam Tak Terakomodasi

Menua Sehat dan Bermartabat, Upaya Kemenkes untuk Lansia

Sudah Usia Senja, 5 Orang Masih Pimpin Negara di Dunia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026