Kenapa Lansia Mudah Jatuh di Rumah? Ini Sebabnya


Berita Lansia - Memang, seiring proses penuaan alami, risiko seorang lansia (lanjut usia) mengalami jatuh makin meningkat. Terjatuh merupakan penyebab umum cedera yang terjadi pada usia senja.

2019-12-16 12:29:03

Geriatri.id - “Bapak Fulan wafat karena terjatuh di kamar mandi!”

“Ibu A masuk IGD rumah sakit lantaran terpeleset di rumah!”

Kabar buruk seperti itu mungkin pernah kita dengar, ya. Memang, seiring proses penuaan alami, risiko seorang lansia (lanjut usia) mengalami jatuh makin meningkat.

Terjatuh merupakan penyebab umum cedera yang terjadi pada usia senja. Sayangnya, cedera yang terjadi pada kakek atau nenek ini justru sering terabaikan.

Nah, ada tiga alasan utama mengapa orang tua lebih cenderung jatuh. Berikut di antaranya:

1. Kondisi kesehatan kronis

Misalnya, orang tua kita mengalami riwayat penyakit jantung, demensia dan tekanan darah rendah (hipotensi), yang dapat menyebabkan pusing.

Kondisi kesehatan kronis, seperti yang disebutkan di atas, kadang-kadang dapat menyebabkan hilangnya keseimbangan, kehilangan kesadaran atau pingsan singkat, atau perasaan pusing yang tiba-tiba.

Perubahan normal pada tubuh seiring bertambahnya usia juga membuat terjatuh lebih mungkin sering terjadi.


2. Adanya gangguan

Misalnya, lansia menalami penglihatan yang buruk atau kelemahan otot.

Gangguan penglihatan atau kelemahan otot juga membuat sang kakek atau nenek sulit untuk mencegah jatuh.

Orang yang lebih tua juga mungkin memiliki otot yang lebih lemah dan persendian yang lebih kaku, atau mungkin mengalami mati  rasa atau kebas di area kaki dan kaki mereka.

Mereka juga lebih lambat bereaksi dan mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi pada lebih dari satu hal seiring bertambahnya usia.

3. Penyakit yang dapat memengaruhi keseimbangan

Contohnya, lansia mengalami labyrinthitis (radang keseimbangan halus yang mengatur bagian telinga).

Selain itu, alasan paling umum kejadian jatuh atau tergelincir secara tidak sengaja yang dialami lansia di antaranya meliputi:

• Lantai basah, seperti di kamar mandi

• Cahaya ruangan yang terlalu redup

• Karpet licin atau karpet yang tidak disimpan dengan benar

• Tangga yang curam atau licin

Penyebab jatuh lainnya, terutama di kalangan lansia laki-laki adalah  terjatuh dari tangga saat melakukan pekerjaan perbaikan rumah.

Satu hal pentingnya lainnya, bagi lanjut usia yang mengalami osteoporosis (penipisan dan pelemahan tulang), jatuh bisa sangat berbahaya karena ada risiko patah tulang yang lebih besar.

Maka waspadai dan hindari hal-hal yang bisa menyebabkan orang tua kita terjatuh ya!***

Hilman H /Foto : freepik.com

Referensi :  Queensland Health (Facts on falls - Queensland Stay On Your Feet)Department of Health and Ageing (Falls can be prevented! A guide to preventing falls for older people - PDF)NHS Choices UK (Falls)

https://www.healthdirect.gov.au/what-causes-falls

Kontak kami:

redaksi@geriatri.id
Whatsapp : +62 8111379101
Facebook : geriatri.id
Instagram : geriatri_id

fkui,rscm,geriatri,gerontologi,lansia,lanjutusia,usialanjut,lansiasehat,orangtuajatuh,orangtuacedera

ARTIKEL LAINNYA

Anggaran Terbatas, Bantuan Lansia dan Disabilitas Terancam Tak Terakomodasi

Menua Sehat dan Bermartabat, Upaya Kemenkes untuk Lansia

Sudah Usia Senja, 5 Orang Masih Pimpin Negara di Dunia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026