Tips Bepergian dengan Membawa Obat-obatan untuk Lansia


Berita Lansia - Bepergian merupakan hal yang menyenangkan, apalagi bersama orang tua tercinta. Jika bepergian bersama orang tua yang sudah lansia, terkadang perlu membawa obat-obatan tertentu untuk mereka.

2024-08-01 13:57:44

Geriatri.id - Bepergian merupakan hal yang menyenangkan, apalagi bersama orang tua tercinta. Jika bepergian bersama orang tua yang sudah lanjut usia (lansia), terkadang perlu membawa obat-obatan tertentu untuk mendukung kesehatan mereka.

Berikut tips menjaga agar obat-obatan untuk lansia tetap aman saat bepergian dikutip dari consumermedsafety.org: 

1. Simpan obat-obatan dengan aman

Saat berkemas, simpan obat dalam wadah aslinya, bukan dalam kantong plastik atau wadah yang mudah rusak. 

2. Jauhkan dari suhu panas

Simpan obat-obatan di tempat sejuk, kering dan terhindar dari sinar matahari secara langsung. 

Jika bepergian menggunakan kendaraan pribadi, hindari menyimpan obat-obatan (tablet, kapsul, koyo, obat tetes mata atau telinga) di laci atau bagasi. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

3. Simpan obat-obatan di tas jinjing

Jika bepergian dengan pesawat, selalu kemas obat-obatan dalam tas jinjing dan bawa bersama di kabin. 

Pertimbangan untuk membawa lebih banyak obat dari yang diperlukan.

Ini sebagai langkah antisipasi jika terjadi penundaan penerbangan yang dapat memperpanjang perjalanan.

4. Simpan obat dalam wadah asli yang diberi label

Jangan pernah menggabungkan obat berbeda dalam wadah yang sama. 

Banyak orang berpikir dapat melihat bentuk dab warna obat untuk membedakannya. 

Namun kemungkinan terjadi kesalahan jauh lebih besar jika obat tidak disimpan dalam wadah atau tempat aslinya.

5. Simpan daftar nama obat-obatan 

Bawa daftar lengkap obat-obatan (resep dan obat bebas). Termasuk nama generik dan paten, dosis, seberapa sering untuk meminumnya dan nomor telepon penting (apoteker dan dokter).

Beritahu orang yang ikut bepergian daftar dan dimana lokasi obat-obatan. 

6. Obat-obatan mungkin saja berbeda di negara lain


Saat bepergian ke luar negeri, mungkin saja nama merek obat yang diminum di rumah berbeda dengan di negara lain. 

Beberapa obat-obatan mungkin dapat mengobati kondisi yang sama, tetapi sebenarnya mengandung bahan berbeda. 

Jika memerlukan obat yang sama saat bepergian ke negara lain, berikan nama generik obat kepada apoteker. Selain itu jelaskan kepada apoteker alasan meminum obat itu.

7. Atur alarm atau pengingat minum obat

Jadwal perjalanan yang padat atau santai dapat mengubah rutinitas harian sehingga memungkinkan orang mudah lupa minum obat tepat waktu. 

Dengan menyetel alarm (misalnya di ponsel) akan membantu untuk mengingatkan kapan harus minum obat.

8. Bawa persediaan obat-obatan yang dijual bebas

Beberapa jenis obat yang dibutuhkan saat bepergian diantaranya  obat antidiare atau pereda nyeri. Karena mungkin saja, obat-obatan itu tidak ditemukan di lokasi tujuan. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

9. Sesuaikan jadwal minum obat dengan zona waktu 

Jika minum obat lebih dari sekali dan akan bepergian ke zona waktu lain, perlu untuk membuat rencana terlebih dahulu. 

Diskusikan dengan dokter bagaimana menyesuaikan jadwal minum obat dengan zona waktu.***

Ilustrasi - Bepergian dengan lansia menggunakan pesawat.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Menghirup Udara Pagi di Taman Kota Salatiga

Rahasia 'SuperAgers': Lansia dengan Daya Ingat Setajam Orang Muda

Mengasuh Cucu? Boleh Banget tuh

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026