
Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia, kemampuan kognitif, termasuk daya ingat akan mengalami penurunan. Karena itu, lansia kerap kesulitan mengingat sesuatu yang sepele seperti dimana mereka meletakkan barang.
Perubahan pada otak seiring bertambahnya usia meliputi perubahan ukuran dan struktur yang dapat dirasakan seiring berjalannya waktu.
Berikut tujuh langkah yang disarankan untuk lansia dalam menjaga fungsi ingatan mereka:
1. Kendalikan kolesterol dan tekanan darah
Kolesterol dan tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, yang berpotensi mengembangkan demensia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Penelitian pada 2021 di Journal of Alzheimer’s Disease* menunjukkan kesehatan kardiovaskular yang baik, termasuk kontrol gula darah dan berat badan berkaitan dengan fungsi kognitif lebih baik.
2. Hindari merokok dan konsumsi alkohol
Menurut Alzheimer’s Association, merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko demensia.
Studi pada 2022 menemukan konsumsi alkohol di atas tujuh unit per minggu terkait dengan kadar zat besi yang lebih tinggi di otak, dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif.
3. Aktif belajar
Mempelajari keterampilan baru dan mengejar hobi baru membantu menjaga aktivitas mental yang berkontribusi dalam membangun koneksi di otak, sehingga dapat mengurangi penurunan kognitif.
Membaca dan menulis secara teratur juga dapat mengurangi penurunan memori hingga 32 persen.
4. Aktivitas fisik
Olahraga teratur merupakan cara efektif dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Aktivitas fisik membantu meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi tekanan darah dan mencegah peradangan.
5. Tidur cukup
National Sleep Foundation merekomendasikan durasi tidur lansia selama tujuh hingga delapan jam setiap malam.
Kurang tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental lansia, mengurangi fokus, memperburuk ingatan, dan mengubah suasana hati.
6. Pola makan sehat
Menurut Everyday Health, konsumsi makanan kaya vitamin E, vitamin B, dan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kognisi.
Sebaliknya, makanan tinggi lemak jenuh dapat berdampak buruk pada otak.
Karena itu, lansia disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran berdaun hijau, buah beri dan makanan laut.
7. Aktif bersosialisasi
Menjalin hubungan sosial dengan teman baru atau menghabiskan waktu bersama orang lain berkontribusi pada kesehatan otak.
Penelitian pada 2021 menunjukkan keterlibatan sosial yang tinggi dapat menurunkan risiko demensia.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Dengan menerapkan tujuh langkah tersebut, lansia dapat menjaga kesehatan otak dan fungsi ingatan mereka seiring bertambahnya usia.***
*Ilustrasi - Aktivitas membaca.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri