Kopi Bisa Picu Atau Malah Kurangi Risiko Batu Ginjal? Ini Hasil Penelitiannya


Berita Lansia - Kandungan kafein dalam kopi telah dikaitkan dengan pengaruhnya terhadap ginjal, terutama dalam konteks gangguan batu ginjal. Ada anggapan di masyarakat, kopi dapat memicu pembentukan batu ginjal. Benarkah? 

2024-06-26 11:51:47

Geriatri.id - Kandungan kafein dalam kopi telah dikaitkan dengan pengaruhnya terhadap ginjal, terutama dalam konteks gangguan batu ginjal. Ada anggapan di masyarakat, kopi dapat memicu pembentukan batu ginjal. Benarkah? 

Penelitian terbaru justru menunjukkan hasil kontradiktif, mengindikasikan konsumsi kopi sebenarnya dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit, termasuk penyakit ginjal.

Dilansir dari Healthline, kafein yang terdapat dalam kopi dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal. 

Batu ginjal merupakan endapan keras yang terbentuk dari limbah dalam urine yang tidak terbuang dengan baik.

Baca Juga: Penyebab dan Faktor Peningkat Risiko Batu Ginjal pada Lansia

Batu ginjal sering dialami orang dewasa dan lanjut usia (lansia). Penyakit ini bisa berkembang di satu atau bahkan kedua ginjal. 

Bagaimana kopi dapat mengurangi risiko terjadinya batu ginjal?

Kopi memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. 

Beberapa orang mungkin khawatir ini dapat menyebabkan dehidrasi dan pada gilirannya meningkatkan risiko batu ginjal. Namun, bukti ilmiah menunjukkan hasil sebaliknya.

Penelitian yang dilakukan National Kidney Foundation pada tahun 2021 menemukan kafein dalam minuman seperti teh atau kopi memiliki efek protektif dalam menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal. 

Studi ini menunjukkan konsumsi 1-1,5 cangkir kopi per hari dapat mengurangi kemungkinan terjadinya batu ginjal hingga 40 persen.


Penelitian lain pada tahun 2021 juga mengindikasikan, individu yang mengonsumsi kopi atau teh memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan batu ginjal dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi minuman berkafein. 

Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan pada tahun 2022 menyimpulkan, asupan kafein lebih tinggi dapat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena batu ginjal. 

Dikutip dari Verywell Health, orang yang mengonsumsi 1-2 cangkir kopi setiap hari memiliki risiko cedera ginjal 15 persen lebih rendah.

Sedangkan mereka yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi per hari memiliki risiko bahkan lebih rendah sekitar 22-23 persen.

Baca Juga: Muncul Bersama Kondisi Lain, Apakah Batu Ginjal pada Lansia Berbahaya?

Faktor risiko lain yang dapat menyebabkan terjadinya batu ginjal termasuk pola makan tinggi protein hewani, garam, atau gula, obesitas, kondisi kesehatan seperti hipertensi, diabetes, atau penyakit ginjal kronis, gaya hidup yang kurang aktif, riwayat keluarga dengan batu ginjal, serta paparan terhadap bahan kimia berbahaya seperti kadmium atau melamin.***

*Ilustrasi - Minuman kopi.(Pixabay)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

560 Narapidana Usia 70 Tahun ke Atas Terima Remisi di HLUN 2026

Rumah Ramah Lansia: Hal Sederhana yang Sering Terlupakan

Pemerintah Dorong “Care Economy” untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026