Suami dan Istri Lansia Masih Suka Keributan. Bagaimana Sebaiknya?


Walaupun sudah lansia, suami-istri tetap manusia dengan emosi, kebutuhan, dan perbedaan pandangan. Kalau masih suka ada keributan, bukan berarti selalu buruk—kadang justru tanda masih ada dinamika hubungan.

2025-10-15T08:10

Walaupun sudah lansia, suami-istri tetap manusia dengan emosi, kebutuhan, dan perbedaan pandangan. Kalau masih suka ada keributan, bukan berarti selalu buruk—kadang justru tanda masih ada dinamika hubungan. Tapi tetap harus dijaga supaya tidak jadi sumber stres.

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Pahami penyebab keributan

    • Bisa karena masalah kecil sehari-hari (makan, uang belanja, cucian).

    • Faktor kesehatan (misalnya nyeri, gangguan tidur, penurunan pendengaran).

    • Perubahan peran (dulu bekerja, sekarang banyak waktu di rumah).

  2. Latih komunikasi sehat

    • Gunakan kata yang lembut, hindari nada tinggi.

    • Dengarkan pasangan sampai selesai bicara (bukan langsung menyela).

    • Gunakan “saya merasa...” daripada “kamu selalu...”, supaya tidak menyudutkan.

  3. Tetapkan waktu tenang
    Kalau mulai emosi, lebih baik berhenti sebentar, tenangkan diri, baru lanjut ngobrol.

  4. Libatkan aktivitas bersama
    Misalnya jalan pagi bareng, masak bersama, ikut pengajian/komunitas lansia. Aktivitas positif bisa mengurangi gesekan.

  5. Belajar saling memberi ruang
    Kadang lansia butuh privasi: waktu sendiri untuk membaca, beribadah, atau bertemu teman. Memberi ruang bisa mencegah keributan.

  6. Dukungan keluarga
    Anak/cucu bisa menjadi penengah dengan cara halus, bukan ikut menghakimi.

  7. Konseling pasangan lansia
    Kalau keributan makin sering dan berdampak ke kesehatan, bisa dibantu dengan konseling keluarga di puskesmas/psikolog.

Intinya, keributan kecil itu wajar, tapi jangan sampai mengikis rasa sayang. Justru kalau diatur dengan komunikasi baik, hubungan bisa makin hangat.

Geriatri,Lansia Indonesia,Geriatri Sehat,Menua Bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Mengapa Nafsu Makan Lansia Sering Menurun?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026