Cegah Komplikasi Akibat Influenza, Lansia Butuh Vaksinasi  


Berita Lansia - Influenza adalah salah satu penyakit yang sering dialami banyak kalangan, tak terkecuali para lanjut usia (lansia). Penyakit ini sering dianggap sepele, padahal mudah menular.

2019-12-06 19:23:45

Geriatri.id - Influenza adalah salah satu penyakit yang sering dialami banyak kalangan, tak terkecuali para lanjut usia (lansia). Penyakit ini sering dianggap sepele, padahal mudah menular.

Bahkan, bisa menimbulkan komplikasi jika diiringi penyakit lain, terlebih bila terjadi pada lansia. Karena itulah, para lansia sebaiknya menjaga diri jangan sampai mengalami atau tertular influenza.

Terkait hal tersebut, Badan Kesehatan Dunia (WHO/World Health Organization) mencatat bahwa terdapat sekitar 500 ribu kematian akibat influenza di dunia. Mirisnya, dari angka tersebut sebanyak 70 persen terjadi pada lansia.

Perlu kita tahu, ketika seseorang memasuki masa lansia, ia akan mengalami penurunan kekebalan atau imunitas tubuh.

Tentunya setiap lansia memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Pada lansia yang mengalami imunitas yang rendah biasanya ia juga mengalami penyakit kronis, misalnya diabetes atau kanker.

Nah, dalam kondisi tersebut, penyakit influenza bisa menjadi awal dari munculnya komplikasi pada penyakit lain.

Risikonya, tingkat penyebaran penyakit ini akan lebih meningkat bila sang lansia tinggal dalam suatu komunitas, misalnya penghuni sebuah panti wreda.

Menurut data yang tercatat CDC, ternyata sekitar 50-70 persen lansia menjalani perawatan karena influenza dengan tingkat risiko fatal berupa kematian mencapai 85 persen.

Adapun komplikasi yang paling sering terjadi lantaran influenza di antaranya infeksi saluran pernapasan, seperti sinus, infeksi telinga atau radang paru.

Penelitian mengungkapkan bahwa influenza juga bisa memperburuk kondisi kesehatan, misalnya gagal jantung, asma, diabetes hingga meninggal dunia.

Perlu diketahui, pada kasus lansia yang mengalami diabetes, bila terjadi influenza maka akan menimbulkan angka kesakitan dan kematian yang lebih tinggi lagi.

Nah, untuk mencegah terkena atau tertular influenza, lansia perlu mengubah dan menerapkan pola serta gaya hidup serta. Tak terkecuali juga melakukan vaksinasi influenza.

Vaksinasi influenza ini penting dilakukan secara rutin atau berkali, setidaknya setahun sekali. Biaya vaksinasi ini relatif terjangkau dengan meminimalkan risiko terjadinya komplikasi.

Selain mendapatkan vaksinasi influenza, lansia juga perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, menjaga berat badan ideal, istirahat yang cukup serta aktif berolahraga.***

(Hilman/foto:freepik.com)

Narasumber:

Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid

Ketua Umum Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI)

fkui,rscm,geriatri,gerontologi,pergemi,lansia,lanjutusia,usialanjut,lanjut usia,usia lanjut,influenza,vaksinasi

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026