Waspadai Bahaya Undernutrisi pada Lansia


Berita Lansia - Bagaimana cara agar lansia tidak mengalami undernutrisi?

2019-02-28 22:50:25

*Prof. DR. dr. Siti Setiati 

Apa yang dimaksud dengan malnutrisi pada lansia?

Malnutrisi menggambarkan ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan makanan seseorang dan makanan yang dikonsumsi. Ketika kebutuhan makanan melebihi makanan yang dikonsumsi maka terjadilah yang disebut sebagai undernutrisi.

Apa dampak undernutrisi bagi lansia?

Orang-orang yang mengalami under nutrisi itu memiliki dampak buruk pada kesehatan. Banyak hal yang bisa terjadi akibat undernutrisi. Akibat yang paling dekat dia lebih mudah sakit, lebih mudah menjalani perawatan kemudian memiliki ketergantungan, mengalami kondisi yang kita sebut sebagai sarcofenia.

Jadi masa ototnya menjadi mengecil, kekuatan ototnya berkurang, mengalami frailty atau kerapuhan, kerentaan dan pada gilirannya bisa menyebabkan kematian. 

Bagaimana cara agar lansia tidak mengalami undernutrisi?

Untuk bisa mengatasinya kita memerlukan beberapa intervensi. Intervensi yang penting adalah memperbaiki status nutrisi. Jadi status nutrisi harus diperbaiki dengan asupan nutrisi yang baik, yang menekankan pada pentingnya asupan protein yang lebih tinggi. 

Pada orangtua kebutuhan proteinnya lebih tinggi dibandingkan orang muda. Kita menyebutkan kebutuhannya sekitar 1 sampai 1,2 bahkan 1,5 gram per berat badan. Jadi kalau orang itu berat badannya 50 kilo mungkin dia harus mengkonsumsi 60 gram protein per hari. 

Selain asupan protein, tentu protein berkualitas, protein yang mengandung leucine. asam amino esensial, HMB, protein yang kualitasnya baik dan jangan lupa bukan hanya protein tapi juga vitamin D dan vitamin lainnya. 

Disamping itu juga ada exercise yang harus dikerjakan orang berusia lanjut, kalau bisa bahkan sebelum usia lanjut. Pada saat umur lebih muda, exercise, kombinasi exercise dan protein yang cukup sebaiknya dikerjakan.

Sekali lagi untuk mencegah terjadinya sarcofenia, berkurangnya masa otot, kekuatan otot, mencegah terjadinya frailty dan pada gilirannya juga mencegah disability.***

Lihat video klik disini

geriatri,lansia,lansia sehat,kesehatan lansia,undernutrisi,malnutrisi,penyakit lansia,prof ati,rawat lansia,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Layanan Konsultasi bagi Jamaah Haji Lansia dan Keluarga

Libur 4 Hari Tanpa Ribet, Naik TransJakarta Aja!

Memahami Hipertensi (4): Proses Terjadinya Hipertensi pada Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026