Rajin Jalan Kaki, Lansia Jadi Mandiri


Berita Lansia - Anda rajin berolahraga? Hmm, bagi sebagian orang, olahraga menjadi sebuah gaya hidup. Tapi, bagi sebagian lainnya, berolahraga secara rutin, rasanya begitu malas karena butuh tenaga.

2019-11-09 18:24:51

Geriatri.id - Anda rajin berolahraga? Hmm, bagi sebagian orang, olahraga menjadi sebuah gaya hidup. Tapi, bagi sebagian lainnya, berolahraga secara rutin, rasanya begitu malas karena butuh tenaga.

Belum lagi, setelah olahraga terasa lelah. Padahal, sebenarnya olahraga selain membuat tubuh bugar, juga menyehatkan.

Tentu Anda tak perlu olahraga yang terlalu berat. Ada beberapa alternatif kegiatan olahraga yang ringan yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah berjalan kaki.

Ya, jalan kaki, aktivitas fisik yang terbilang ringan namun bisa menyehatkan.

Tak terkecuali bagi para lansia. Ya, untuk orang-orang yang sudah lanjut usia, jalan kaki bisa membuat sehat dan aktif. Tak hanya itu, para lansia juga bisa lebih mandiri. Kok bisa?

Terkait hal ini, sebuah riset yang dipublikasi di Journal of American Medical Association pada 2014 melakukan studi melibatkan sebanyak 1.600 pria dan wanita yang berusia 70 hingga 89 tahun.

Mereka tidak melakukan olahraga secara rutin atau teratur.

Selanjutnya, secara acak, separuh dari para lansia itu dianjurkan untuk melakukan program latihan, salah satunya jalan kaki setiap hari, juga latihan kekuatan dan keseimbangan. ‘

Hasilnya, setelah 2,5 tahun diketahui ternyata para lansia yang rajin olahraga sebanyak lebih dari 28 persen masih mampu melakukan aktivitas berjalan bahkan tanpa bantuan.

Kemudian, sebanyak lebih dari 18 persen lansia terhindar dari risiko kecatatan fisik.


Menurut Howard LeWine, seorang dokter spesialis penyakit dalam dari Harvard Health Publishing, ternyata lansia yang bisa  berjalan tanpa bantuan merupakan faktor yang paling menentukan apakah ia bisa hidup mandiri atau tidak.

“Lansia yang aktif secara fisik dan berolahraga secara teratur ternyata cenderung mampu melakukan kegiatan sehari-harinya sendiri atau mandiri, bila dibandingkan dengan lansia lainnya,” papar dokter LeWine.

Lalu, secara konkret olahraga seperti apa yang disarankan bagi lansia? LeWine mengatakan, para lansia sebaiknya memulai olahraga sendiri dengan aktivitas ringan cukup 10 menit.

Sebaiknya lansia ini menentukan target tertentu, misalnya berjalan selama 150 menit dalam seminggu.

Atau pilihan lainnya adalah melakukan aktivitas atau olahraga dengan intensitas sedang atau peregangan dan aktivitas lain yang mengasah fleksibilitas dan keseimbangan.

Nah, kegiatan tersebut sebaiknya dilakukan setiap hari.

Selamat mencoba, yuk jaga kesehatan dengan aktivitas olahraga ringan!

Hilman  

Foto: freepik.com

rscm,geriatri,lansia,lanjut usia,usia lanut

ARTIKEL LAINNYA

Jepang Rekrut Atlet dan Binaragawan untuk Merawat Lansia

Memahami "Keributan" Suami-Istri di Usia Lansia

Semangka Juga Jadi "Penyelamat" Dehidrasi Tersembunyi pada Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026