Amankah Lansia Penderita Diabetes Berpuasa?


Berita Lansia - Penderita diabetes perlu memperhatikan pola makan dan asupan nutrisi untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Bagaimana agar penderita diabetes dapat berpuasa dengan tenang?

2024-03-06 10:41:46

Geriatri.id - Penderita diabetes perlu memperhatikan pola makan dan asupan nutrisi untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Bagaimana agar penderita diabetes dapat berpuasa dengan tenang?

Dikutip dari ScienceDirect, pada pengidap diabetes, kontrol otomatis kadar glukosa darah tidak bekerja dengan normal. 

Lansia pengidap diabetes sering mengalami peningkatan kadar glukosa darah setelah nakan. Kondisi ini bertahan dalam waktu lama

Karena itu, penting secara rutin melakukan pengecekan gula darah saat puasa dan setelah berbuka atau sahur.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penderita diabetes dapat berpuasa tanpa menimbulkan komplikasi.

1. Pastikan tubuh sehat dan tidak mengalami komplikasi
 
Untuk memastikan tubuh dalam kondisi sehat dapat dilakukan dengan memeriksakan diri ke dokter.

Konsultasikan ke dokter jadwal konsumsi obat selama berpuasa.

2. Pastikan makan sahur
 
Sahur penting bagi lansia penderita diabetes untuk mencukupi kebutuhan energi tubuh.

Disarankan lansia mengonsumsi menu sahur sehat dengan gizi seimbang. 

3. Menjaga pola makan 


Menjaga pola makan penting bagi lansia penderita diabetes selama bulan puasa untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. 

Mereka disarankan mengonsumsi makanan tiga kali sehari, yaitu saat sahur, buka puasa, dan sekitar jam 8 malam.

Perhatikan porsi makanan saat sahur dan berbuka tidak berlebihan.

4. Konsumsi makanan tinggi serat

Lansia penderita diabetes perlu mengonsumsi makanan tinggi serat saat sahur dan berbuka.

Mengapa? Makanan tinggi serat akan dicerna perlahan sehingga tubuh merasa kenyang lebih lama.

5. Rutin olahraga
 
Berpuasa bukan berarti malas olahraga. Lansia penderita diabetes tetap dianjurkan melakukan olahraga ringan untuk menjaga kebugaran tubuh. 

Pilih olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda.

6. Cukup asupan cairan tubuh


Kebutuhan cairan tubuh selama berpuasa kurang lebih dua liter sehari atau setara 8 gelas air putih.

Untuk memenuhinya dengan menggunakan pola minum air putih 2-4-2 selama berpuasa.

Penerapan pola itu adalah 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari setelah berbuka hingga menjelang sahur dan 2 gelas saat sahur.

Selain itu, lansia penderita diabetes perlu membatasi minuman yang mengandung kafein agar terhindar dari dehidrasi saat berpuasa.

7. Cek kadar gula darah secara berkala
 
Lakukan pengecekan kadar gula darah secara berkala selama berpuasa, 2-4 kali sehari yaitu setelah sahur, siang hari, dan setelah berbuka puasa. 

8. Hindari makanan tinggi gula
 
Lansia penderita diabetes perlu menghindari konsumsi makanan tinggi gula agar kadar gula darah tidak melonjak. 

Untuk mencukupi kebutuhan energi tubuh setelah berpuasa, pilih buah segar yang mengandung gula alami.*** 

Ilustrasi - Tips puasa untuk lansia penderita diabetes.(Pixabay)
 


ARTIKEL LAINNYA

Cara Memilih Tensimeter yang Cocok di Rumah

Layanan Konsultasi bagi Jamaah Haji Lansia dan Keluarga

Libur 4 Hari Tanpa Ribet, Naik TransJakarta Aja!

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026