Waspadai 5 Penyakit Paling Banyak Menyerang Lansia, Ada PPOK dan Artritis


Berita Lansia - Seiring bertambahnya usia, semakin besar risiko terkena bermacam-macam penyakit. Mengapa? Jawabnya karena penyakit dan usia saling berhubungan. 

2024-03-02 21:00:27

Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia, semakin besar risiko terkena bermacam-macam penyakit. Mengapa? Jawabnya karena penyakit dan usia saling berhubungan. 

Proses penuaan menyebabkan fungsi tubuh semakin menurun. Selain itu, proses penuaan juga mengakibatkan daya tahan tubuh menurun sehingga lansia lebih rentan terserang penyakit baik menular maupun tidak menular.
 
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menemukan lima penyakit yang sering menyerang lansia. 

Riskesdas merupakan sebuah lembaga riset kesehatan berskala nasional yang melakukan riset setiap 5-6 tahun sekali. 

Riset ini memaparkan sejumlah kondisi kesehatan berbagai kalangan di Indonesia, termasuk  lansia.

Berikut 5 penyakit yang paling banyak menyerang lansia Indonesia dikutip dari sumbarprov.go.id: 

1. Hipertensi

Menurut Riskesdas, diabetes merupakan penyakit nomor satu paling banyak diderita lansia. 

Semakin tua, tekanan darah cenderung meningkat. Ini merupakan sebuah proses alami tubuh aat usia sudah mulai menua. 

Namun, tekanan darah tinggi tetap berbahaya bagi lansia karena dapat menyebabkan penyakit jantung hingga stroke.

Tekanan darah tergolong tinggi jika sudah mencapai 140/90 mmHg atau lebih. 

Jika mencapai angka ini, sebaiknya lansia mendapatkan pengobatan dan perawatan untuk hipertensi agar tidak memburuk. 

Mengurangi asupan garam, berolahraga, kontrol berat badan, menjauhi stres, dan tidak merokok merupakan beberapa cara mengontrol hipertensi.

2. Artritis (radang sendi)

Radang sendi menjadi penyakit nomor dua yang banyak menyerang lansia di Indonesia. 

Penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri, kekakuan, dan bengkak pada sendi sehingga ruang gerak menjadi terbatas. 

Semakin tua usia, gejala penyakit ini bisa semakin bertambah buruk. 

Lakukan olahraga teratur dan menjaga berat badan agar artritis tidak memburuk. 

Jika merasa sakit, sebaiknya istirahat dan jangan memaksa untuk melakukan banyak aktivitas.

3. Stroke

Stroke merupakan keadaan sangat berbahaya dan butuh pertolongan cepat untuk meminimalkan kerusakan otak. 

Stroke terjadi saat suplai darah ke bagian otak tidak terpenuhi, sehingga jaringan otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi cukup untuk melakukan fungsinya.

Lansia merupakan golongan yang sering mengalami stroke. 

Beberapa gejala stroke adalah mati rasa pada wajah, lengan, atau kaki di salah satu sisi tubuh dan penurunan penglihatan di salah satu atau kedua mata.

Gejala lainnya kesulitan bicara atau memahami perkataan orang lain, sakit kepala tiba-tiba tanpa tahu penyebabnya, dan kehilangan keseimbangan saat berjalan.

4. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

PPOK mengacu pada sekelompok penyakit paru yang menghalangi aliran udara sehingga membuat penderitanya sulit bernapas. 

Perokok atau orang yang pernah merokok harus hati-hati. Merokok merupakan faktor risiko dari PPOK. 

Untuk itu, berhentilah merokok dan atau jauhi asap rokok.

5. Diabetes mellitus

Usia yang semakin tua membuat tubuh banyak berubah, termasuk perubahan dalam cara menggunakan gula darah. 

Akibatnya, banyak lansia menderita diabetes karena tubuhnya tidak bisa menggunakan gula darah dengan efisien.

Mengontrol asupan makanan dan olahraga teratur merupakan dua cara penting untuk mengontrol kadar gula darah.

Untuk mencegahnya dapat dengan olah raga. termasuk senam lidah.***

Ilustrasi - Penyakit yang kerap menyerang lansia.(Pexels)


ARTIKEL LAINNYA

Asia Menua Cepat, Alarm bagi Krisis Tenaga Kerja dan Kesehatan Lansia

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026