Apa yang Terjadi Jika Lansia Tidak Minum Cukup Air?


Berita Lansia - Air membantu mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Apa yang terjadi jika lansia tidak minum cukup air?

2024-02-20 22:40:19

Geriatri.id - Air membantu mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Apa yang terjadi jika lansia tidak minum cukup air?

Jika tidak mendapat cukup air atau cairan lain setiap hari, lansia bisa mengalami dehidrasi. Ini terjadi ketika kehilangan lebih banyak air dibanding yang diterima.

Tanda-tanda dehidrasi pada lansia meliputi kebingungan, kelelahan, sakit kepala ringan, urin berwarna kuning tua, urin berbau tajam dan buang air kecil kurang dari empat kali sehari.

Selain itu mulut, bibir, mata, atau kulit kering, tekanan darah rendah dan disorientasi.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Seiring bertambahnya usia, dehidrasi dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Kurang minum cairan dapat berdampak pada memori, konsentrasi buruk, waktu reaksi lambat dan merasa sangat lelah.

Selain itu, lebih banyak jatuh, luka tekan, infeksi saluran kemih, masalah ginjal dan sembelit. 

Mengapa lansia sulit mendapatkan air cukup?

Seiring bertambahnya usia, orang seringkali tidak menyadari dirinya merasa haus. Padahal kekurangan cairan dapat dengan cepat menyebabkan dehidrasi.

Masalah kesehatan juga menyebabkan orang mengalami dehidrasi seperti penyakit Alzheimer dan ginjal, stroke, respon hormon yang buruk, demensia, masalah menelan dan diabetes tidak terkontrol. 

Saat bepergian, orang akan sulit pergi ke kamar kecil sehingga menghindari minum. 

Hal ini dapat menyebabkan masalah karena tidak mendapatkan cukup asupan air. 

Tinggal di panti jompo dalam waktu lama juga dapat menyebabkan kurangnya asupan air. Hal ini dapat disebabkan kurangnya akses terhadap air atau minuman lain.

Sakit perut yang membuat muntah dan menyebabkan diare, juga membuat orang mudah mengalami dehidrasi. 


Dehidrasi juga bisa disebabkan depresi. Terkadang orang tidak ingin makan atau minum sehingga tidak mendapatkan cukup cairan.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Orang lansia lebih sensitif terhadap panas. Berada di luar ruangan pada musim panas dan tidak minum cukup air dapat dengan cepat mengalami dehidrasi.

Tips untuk lansia agar mendapatkan cukup air

- Mengonsumsi 6-8 gelas air sehari.

- Minum segelas penuh air saat meminum obat berbentukpil.

- Nikmati secangkir sup rendah lemak sebagai camilan sore. 

- Segarkan air yang dikonsumsi dengan beberapa irisan lemon atau jeruk atau es batu dapat memberikan rasa segar pada air.

- Minum air di sela-sela waktu makan. 

- Makan makanan lunak dan basah yang memiliki kandungan air tinggi seperti yogurt, agar-agar dan bubur buah.

- Tetap minum air jika mengalami inkontinensia atau sering terbangun di malam hari ke kamar kecil.***

Sumber: WebMD

Ilustrasi - Minum air untuk mencegah dehidrasi pada lansia.(Piqsels)

Video Lansia Online


 


ARTIKEL LAINNYA

Sekolah Lansia: Cara Baru Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental di Usia Senja

Mobil-Mobil ini Mungkin Cocok untuk Lansia

Cara Penggunaan Tongkat agar Tetap Seimbang

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026