Alasan Pengemudi Lansia Harus Sangat Berhati-hati dalam Berkendara


Berita Lansia - Meskipun tidak ada peraturan lalu lintas khusus untuk pengemudi lansia, berkurangnya kemampuan fisik mengharuskan mereka untuk sangat berhati-hati.

2024-02-08 21:26:31

Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia penduduk, persentase pengemudi lanjut usia (lansia) ikut meningkat. Meskipun tidak ada peraturan lalu lintas khusus untuk pengemudi lansia, berkurangnya kemampuan fisik mengharuskan mereka untuk sangat berhati-hati.

Pengemudi berusia lanjut lebih mungkin melukai diri mereka sendiri dibandingkan membahayakan orang lain. 

Dilansir laman European Commission, tingkat kematian pengemudi berusia di atas 75 tahun lima kali lebih tinggi dibanding rata-rata. Sedangkan tingkat cedera mereka dua kali lebih tinggi dibanding rata-rata.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Kerentanan yang lebih tinggi ini disebabkan berkurangnya kemampuan fisik pengemudi lansia (berkurangnya penglihatan dan pendengaran, waktu reaksi lebih lambat) dan kurangnya pengalaman berkendara.

Pengalaman seiring bertambahnya usia

Lansia adalah kelompok paling berisiko dalam lalu lintas sebagai pengguna jalan yang rentan. 

Hal ini menimbulkan banyak korban jiwa dan juga memiliki risiko jauh lebih besar per kilometer perjalanan. 

Sebagai penumpang mobil, mereka lebih terlindungi dibandingkan sebagai pengemudi. Jumlah absolut korban lansia sebagai penumpang menunjukkan tren menurun. 

Meski demikian, risiko mereka per jarak perjalanan masih meningkat. Sebagai pengemudi, lansia mempunyai risiko lebih besar bagi diri mereka sendiri dibanding pengguna jalan lainnya.

Langkah-langkah keamanan


Tingkat keparahan cedera pada pengemudi lansia dapat dibatasi dengan tindakan keselamatan di dalam kendaraan, seperti kantung udara. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Pengemudi lansia dapat memperoleh manfaat dari pelatihan lebih lanjut.

Sistem bantuan pengemudi membantu mengingatkan pengemudi ketika terlalu dekat dengan kendaraan lain, membantu menilai jarak dengan benar serta memarkir dan melakukan perjalanan dengan aman.***

Ilustrasi - Pengemudi berusia lanjut lebih mungkin melukai diri mereka sendiri dibandingkan membahayakan orang lain.(Pixabay)

Video Lansia Online

 

lansia ,pengemudi lansia,lansia pengemudi,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Layanan Konsultasi bagi Jamaah Haji Lansia dan Keluarga

Libur 4 Hari Tanpa Ribet, Naik TransJakarta Aja!

Memahami Hipertensi (4): Proses Terjadinya Hipertensi pada Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026