Butuh Kebugaran Fisik, Ini yang Harus Dipersiapkan Jemaah Haji Lansia


Berita Lansia - Sebelum berangkat ke tanah suci, jemaah haji lanjut usia (lansia) harus mempersiapkan beberapa hal. Persiapan itu dilakukan tiga tahun sebelum berangkat haji. 

2024-02-01 17:45:58

Geriatri.id - Sebelum berangkat ke tanah suci, jemaah haji lanjut usia (lansia) harus mempersiapkan beberapa hal. Persiapan itu dilakukan tiga tahun sebelum berangkat haji. 

"Ibadah haji itu berpindah-pindah tempat, kemudian banyak rukun yang harus dijalani dan mungkin dalam kondisi berbeda, jamnya dan suhu disana. Ini perlu kebugaran fisik," ujar Direktur Utama Rumah Sakit Haji UIN Jakarta, dr. Flori Ratna Sari, Ph.D dalam Program Lansia Online, Geriatri TV, Sabtu 27 Januari 2024.  

Dokter Flori mengatakan kebugaran fisik yang prima harus disiapkan jauh hari agar dapat beribadah dengan baik. Salah satu caranya dengan rutin melakukan aktivitas jalan kaki.

"Setidaknya disiapkan tiga tahun sebelum keberangkatan. Jadi bukan berarti begitu diumumkan langsung berangkat," katanya.

Baca Juga: Ramah Lansia, Cek Jadwal Pemberangkatan Kloter I Jemaah Haji 2024

Dengan persiapan jauh-jauh hari, lanjut dia, jemaah haji lansia sudah dapat mengendalikan penyakitnya. 

Caranya dengan melakukan kontrol secara teratur dan minum obat dengan baik. 

"Tujuannya agar kondisi (jemaah haji lansia) tidak bertambah parah, setidaknya pada saat mau berangkat," katanya. 

Dokter Flori mengingatkan jemaah haji lansia yang memiliki penyakit kronik untuk berkonsultasi dengan dokter dan meminum obat sesuai anjuran. Ini untuk menghindari kelebihan atau kekurangan dosis yang dapat mengakibatkan komplikasi. 

"Ini yang sering kalau misalnya punya penyakit kronik, darah tinggi, diabetes, kolesterol sering-seringnya kita mengatur obatnya. Sebaiknya tidak begitu, obat-obatan yang kita minum harus dikonsultasikan, dosisnya juga harus diawasi," jelasnya. 

Anjuran kesehatann umum lansia pra-keberangkatan


- Mempersiapkan kondisi sebelum MCU agar mendapat hasil optimal karena penetapan istithaah berdasarkan aplikasi SISKOHATKES
dari sekian banyak parameter MCU.

- Menjaga kesehatan fisik dan mental
secara bersamaan.

Baca Juga: Penguatan Istithaah Kesehatan dan Finansial Wajib Bagi Jemaah Haji 2024

Anjuran kesehatan umum lansia selama berhaji 

- Mengkoordinasikan kondisi kesehatan dengan tempat embarkasi, dokter kloter maupun petugas PPIH tanpa ditutup-tutupi.

- Memenuhi seluruh persyaratan kesehatan sesuai nota diplomatik

- Mengkonsultasikan obat-obat yang didapat di Indonesia kepada tim kesehatan untuk penyesuaian dosis (bila perlu)

- Membawa obat dengan kemasan aslinya dengan jumlah cukup bagi jamaah yang memerlukan obat terus-menerus.

- Membawa alat kesehatan penunjang yang dibutuhkan dengan cukup (pen insulin, dan lain-lain)

- Menjaga intake yang cukup (makan dan minum) selama berhaji terutama minum.***

Foto - Jemaah haji lansia.(Dok.Kemenag)

Video Lansia Online

 

lansia,lansia sehat,haji lansia,lansia haji,berita lansia,geriatri,lansia online,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Peran Keluarga dalam Mendampingi Lansia

Mengenal Perubahan Tubuh di Usia Emas Saat Berpuasa

Habis Lebaran, Yuk Gerak Lagi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026