Awas! Paparan Cahaya Saat Tidur Bisa Picu Diabetes dan Penyakit Kardiovaskular pada Lansia


Berita Lansia - Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa mereka yang terpapar cahaya saat tidur malam cenderung mengalami masalah obesitas yang kemudian berdampak pada tekanan darah tinggi dan diabetes. 

2024-01-23 11:14:25

Geriatri.id - Mengatasi keperluan buang air kecil di tengah malam atau hanya terbangun sejenak telah menjadi kebiasaan yang umum bagi orang lanjut usia (lansia).

Hal ini seringkali mendorong mereka untuk menyalakan lampu di kamar tidur demi kenyamanan saat bangun.

Temuan ini berasal dari studi yang dilakukan oleh Northwestern Medicine dan telah dipublikasikan dalam jurnal Sleep. Dilansir dari Medical Xpress, penelitian ini melibatkan kelompok lansia berusia 63-84 tahun.

Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa mereka yang terpapar cahaya saat tidur malam cenderung mengalami masalah obesitas yang kemudian berdampak pada tekanan darah tinggi dan diabetes. 

Baca juga: Tips Memilih Menu Makanan Gizi Seimbang untuk Lansia

Paparan cahaya diukur menggunakan perangkat gelang yang dipakai selama tujuh hari.

"Apakah berasal dari smartphone, TV yang tetap menyala sepanjang malam, atau polusi udara di daerah perkotaan, kita terus-menerus terpapar cahaya buatan 24 jam sehari," ungkap Dr. Minjee Kim, asisten profesor di bidang saraf dari Northwestern University Feinberg School of Medicine.

"Lansia memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes dan penyakit kardiovaskular, sehingga kami ingin menyelidiki bagaimana frekuensi kondisi ini berkaitan dengan paparan cahaya malam hari," tambahnya.

Dari penelitian ini, terungkap bahwa kurang dari setengah dari 552 peserta studi secara konsisten berada dalam kegelapan total hanya selama lima jam setiap hari.


Baca juga: Antisipasi Malnutrisi Pada Lansia dengan Menerapkan Pola Makan Sehat

Sisanya, mereka terpapar cahaya bahkan selama lima jam saat tertidur nyenyak di tengah malam.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang mengalami obesitas, diabetes, dan hipertensi lebih cenderung menyalakan lampu di malam hari.

Ini biasa dilakukan karena keperluan pergi ke toilet atau untuk alasan lain agar terhindar dari risiko jatuh saat pergi ke kamar mandi.

"Melibatkan diri untuk menghindari atau meminimalkan paparan cahaya selama tidur sangat penting," kata Dr. Phyllis Zee dari Northwestern Medicine.

*Ilustrasi - Lansia tidur dengan paparan cahaya.(Pixabay)

Video Lansia

 

kesehatan lansia,lansia sehat,penyakit lansia,kebiasaan lansia,lansia online,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Latihan Beban Jadi Kunci Menua Sehat dan Bugar

Menghirup Udara Pagi di Taman Kota Salatiga

Rahasia 'SuperAgers': Lansia dengan Daya Ingat Setajam Orang Muda

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026