Vitamin D Bisa Cegah Penyakit Kardiovaskular pada Lansia? Ini Penelitiannya


Berita Lansia - Studi yang diterbitkan British Medical Journal (NMJ), mengungkapkan suplemen vitamin D dapat mencegah serangan jantung pada individu berusia di atas 60 tahun (lansia).

2024-01-12 15:12:14

Geriatri.id - Dikenal karena manfaatnya bagi tulang dan kulit, vitamin D juga dikaitkan dengan pengurangan risiko kejadian kardiovaskular khususnya pada kelompok lanjut usia (lansia).

Studi yang diterbitkan British Medical Journal (NMJ), mengungkapkan suplemen vitamin D dapat mencegah serangan jantung pada individu berusia di atas 60 tahun.

Meski penelitian sebelumnya telah menyelidiki efek vitamin D terhadap kesehatan jantung, penelitian ini menonjol merupakan uji coba terbesar yang pernah dilakukan pada subjek tersebut.

Studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal (BMJ) melibatkan 21.315 warga Australia berusia antara 60 dan 84 tahun. Partisipan menerima dosis vitamin D oral atau plasebo setiap awal bulan selama lima tahun.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Pada akhirnya, lebih dari 80 persen peserta penelitian menyatakan telah mengonsumsi setidaknya 80 persen dari dosis yang disarankan selama periode penelitian.

Para peneliti kemudian melakukan referensi silang dan menganalisis data peserta terkait seberapa sering mereka berkunjung ke rumah sakit untuk menentukan apakah mereka mengalami serangan jantung, stroke, atau menjalani revaskularisasi koroner.

Hasilnya menunjukkan tingkat kejadian kardiovaskular utama 9 persen lebih rendah pada kelompok yang mengonsumsi suplemen vitamin D, setara dengan 5,8 kejadian lebih sedikit per 1.000 peserta.


Lebih spesifik, tingkat serangan jantung pada kelompok yang mengonsumsi suplemen vitamin D 19 persen lebih rendah dibandingkan kelompok plasebo, sementara tingkat revaskularisasi koroner 11 persen lebih rendah. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat stroke.

Para peneliti menyatakan temuan ini menunjukkan suplementasi vitamin D mungkin tidak secara signifikan mengubah risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Mereka menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah efek perlindungan ini lebih terlihat pada individu yang sudah menggunakan statin atau obat kardiovaskular lainnya.***

Ilustrasi - Kebutuhan vitamin D bagi lansia.(Pxhere)

Video Lansia Online

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,geriatri,berita lansia,vitamin D,penelitian lansia,studi lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026