Penelitian Ungkap Hubungan Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah


Berita Lansia - Peneliti melakukan penelitian komprehensif menggunakan pengukuran electroencephalogram (EEG) untuk menilai kualitas tidur selama lima malam di rumah partisipan. 

2024-01-11 13:32:04

Geriatri.id - Peneliti melakukan penelitian komprehensif menggunakan pengukuran electroencephalogram (EEG) untuk menilai kualitas tidur selama lima malam di rumah partisipan. 

Studi ini menyoroti kegunaan elektroensefalografi rumahan untuk penilaian obyektif kualitas tidur, menawarkan aplikasi berharga dalam praktik klinis dan upaya penelitian.

Dikutip dari medicalxpress.com, penelitian ini melibatkan 100 orang dewasa berusia 30-59 tahun. 

Tujuannya mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur dan berbagai parameter kesehatan fisik apakah individu dengan kualitas tidur obyektif buruk menunjukkan kecenderungan terhadap indikator kesehatan fisik buruk, khususnya terkait tekanan darah sistolik.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Selama studi berlangsung di rumah selama lima malam, 10 parameter tidur yang diperoleh dari data EEG digunakan untuk mengkategorikan peserta menjadi tiga kelompok.

Ketiga kelompok itu terdiri dari kelompok tidur nyenyak (39 peserta), kelompok menengah (46 peserta), dan kelompok tidur buruk (15 peserta).

Selanjutnya, para peneliti mengevaluasi 50 parameter kesehatan fisik pada kelompok itu.

Perbedaan signifikan secara statistik diamati pada tekanan darah sistolik dan diastolik, γ-GTP (penanda fungsi hati), dan kreatinin serum (penanda fungsi ginjal). 

Hasilnya menunjukkan perbedaan tekanan darah sistolik paling menonjol, dan secara konsisten lebih tinggi pada peserta kelompok kurang tidur.


Selain itu, penelitian ini mengungkap korelasi yang lemah antara kualitas tidur objektif, diukur dengan EEG selama tidur dan kualitas tidur subjektif dinilai menggunakan Skala Insomnia Athena. 

Hanya kualitas tidur obyektif yang menunjukkan hubungan dengan tekanan darah sistolik. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi kombinasi spesifik yang menunjukkan korelasi relatif kuat antara 10 metrik tidur dari EEG dengan 50 parameter kesehatan fisik.***

Ilustrasi - Hubungan kualitas tidur dan berbagai parameter kesehatan fisik.(Pixabay)

Video Lansia 

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,berita lansia,geriatri,lansia online,lansia tidur

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026