Geriatri.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih. Salah satu pemilih dalam pesta demokrasi adalah kelompok lanjut usia (lansia).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah warga lansia di Indonesia tahun 2022 sekitar 27 juta atau sekitar 10,82 persen dari total populasi penduduk.
Mereka sudah pasti memiliki hak pilih pada Pemilu 2024 karena telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih. Jika diproyeksikan dengan jumlah total pemilih pada Pemilu 2024, ada sekitar 204,8 juta pemilih atau sekitar 13,1 persen.
Jumlah ini cukup penting untuk diperhitungkan para pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang akan berebut suara pada Pemilu 2024.
Strategi apa yang diterapkan para paslon untuk mendulang suara pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang?
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mengkampanyekan program Bantuan Sosial (Bansos) Plus.
Bansos Plus menekankan nilai maupun manfaat tambahan yang didapatkan penerima bansos.
Plus dalam arti data penerima diperbaiki dan negara memberikan pelayanan terbaik kepada semua penerimanya.
Penerima bansos eksisting berupa bantuan langsung tunai (BLT) untuk kelompok lansia. Pasangan AMIN menawarkan BLT untuk lansia senilai Rp300 ribu. Nilai ini lebih tinggi dari bansos serupa yang diberikan pemerintah saat ini yaitu Rp200 ribu.
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki delapan program yang diklaim sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Selain Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah dijalankan pemerintah saat ini, paslon nomor urut 2 akan menambahkan KIS khusus untuk lansia jika terpilih.
Namun dalam dokumen visi misi dan program Prabowo-Gibran, KIS Lansia akan dilanjutkan, bukan ditambahkan.
"Program-program seperti KIS, KIS Lansia, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, MEKAR dan Program Keluarga Harapan akan dilanjutkan dan menambahkan Kartu Anak Sehat," bunyi dokumen itu.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Ganjar Pranowo-Mahfud MD
Paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki visi misi meningkatkan kesejahteraan warga lansia. Salah satu fokus utama dari program mereka adalah menciptakan kondisi yang mendukung lansia agar tetap bahagia dan mendapatkan kehidupan yang layak.
Tujuannya memberikan perlindungan dan ruang kreasi kepada lansia.
Melalui ‘Lansia Bahagia: Anak Cucu Gembira’, Ganjar-Mahfud berencana meluncurkan program kesejahteraan opsional, mencakup pekerjaan ringan dan sederhana bagi lansia yang masih ingin bekerja, serta tunjangan memadai untuk menjamin kehidupan mereka.
Apakah program untuk lansia yang diusung para capres-cawapres itu nantinya dapat menjadi solusi konkret terhadap masalah ekonomi lansia?***
Ilustrasi - Lansia memiliki hak pilih pada Pemilu 2024.(Pixabay)
Video Lansia Online