Populasi Lansia di 25 Prefektur Jepang Diperkirakan Capai 40 Persen


Berita Lansia - Populasi lanjut usia (lansia), orang berusia 65 tahun ke atas di 25 dari 47 prefektur di Jepang diperkirakan akan mencapai lebih dari 40 persen penduduk pada tahun 2050.

2023-12-25 20:44:08

Geriatri.id - Populasi lanjut usia (lansia), orang berusia 65 tahun ke atas di 25 dari 47 prefektur di Jepang diperkirakan akan mencapai lebih dari 40 persen penduduk pada tahun 2050.

Menurut data Institut Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Nasional Jepang seperti dikutip dari Xinhua, Prefektur Akita diperkirakan memiliki konsentrasi warga lansia tertinggi.

Jumlah lansia di Prefektur Akita hampir separuh populasi yaitu 49,9 persen.  

Perkiraan jumlah penduduk pada tahun 2050, tidak termasuk Tokyo, menunjukkan adanya tren penurunan di seluruh prefektur pada tahun 2020.

Hal ini menunjukkan adanya pergeseran ke arah populasi yang lebih terpusat di ibu kota.

Perkiraan yang didasarkan pada data sensus tahun 2020 memberikan gambaran demografi terperinci untuk setiap prefektur, kota, kelurahan, kota kecil, dan desa selama 30 tahun, dengan interval lima tahun.

Total populasi Jepang diperkirakan mencapai 104.686.000 pada tahun 2050, turun 17 persen dari angka tahun 2020. 

Dari tahun 2020-2050, semua prefektur kecuali Tokyo diperkirakan mengalami penurunan populasi. Bahkan di Tokyo, penurunan diperkirakan terjadi pada periode 2040-2045 dan 2045-2050.

Sebelas prefektur diperkirakan mengalami penurunan populasi sebesar 30 persen atau lebih pada 2020-2050. Akita diperkirakan mengalami penurunan populasi paling drastis yaitu 41,6 persen, diikuti Aomori (39 persen) dan Iwate (35,3 persen). 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Pada tahun 2050, 25 prefektur termasuk Akita diperkirakan memiliki populasi penduduk berusia 65 tahun ke atas lebih dari 40 persen. Tokyo memiliki proporsi terendah yaitu 29,6 persen.

Pada tahun 2050, persentase penduduk berusia 75 tahun ke atas diproyeksikan melebihi 20 persen di semua prefektur kecuali Tokyo.

Dalam hal distribusi penduduk, Tokyo diperkirakan menyumbang 13,8 persen dari populasi nasional pada tahun 2050 atau meningkat dari 11,1 persen pada tahun 2020. 

Tren konsentrasi penduduk di wilayah metropolitan Tokyo akan semakin meningkat.

Diperkirakan pada 2050, sekitar 20 persen dari seluruh kota besar, kelurahan, kota kecil, dan desa akan mengalami penurunan populasi lebih dari 50 persen dibanding tahun 2020.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Penurunan populasi paling signifikan dari tahun 2020-2050 diperkirakan terjadi di Desa Nanmoku, Prefektur Gunma dengan penurunan 74,8 persen, Desa Kuma, Prefektur Kumamoto (73,3 persen) dan Desa Nosegawa, Prefektur Nara (72,5 persen).***

Ilustrasi - Perkiraan populasi lansia di Jepang tahun 2050.(Pexels)

Video Lansia Online


 

lansia,lansia jepang,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026