5 Negara Ini Cocok untuk Lansia Menikmati Hari Tua


Berita Lansia - Baru-baru ini, Global AgeWatch Index melakukan penilaian tempat terbaik bagi lansia. Ada sebanyak 96 negara yang dikurasi. 

2023-12-05 12:36:34

Geriatri.id - Semua orang tentu ingin menikmati hari tua dengan sehat dan bahagia serta tenang dan damai. Faktor kedamaian dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya tempat mereka tinggal. Negara mana terbaik untuk lanjut usia (lansia) tinggal? 

Baru-baru ini, Global AgeWatch Index melakukan penilaian tempat terbaik bagi lansia. Ada sebanyak 96 negara yang dikurasi. 

Dasar pemeringkatan adalah seberapa baik skor negara yang dinilai dalam empat kategori.

Empat kategori itu meliputi status kesehatan lansia, keamanan pendapatan, kemampuan, dan lingkungan yang mendukung.

Kategori kemampuan diukur dari status pekerjaan dan tingkat pendidikan. Sedangkan lingkungan yang mendukung diukur dari akses ke transportasi umum, keamanan fisik, hubungan sosial, dan kebebasan sipil. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Berikut lima negara terbaik untuk menikmati hari tua sepetrti dikutip dari CBC News:

1. Swiss

Negara peringkat pertama sebagai negara terbaik untuk ditinggali lansia versi Global AgeWatch Index adalah Swiss. 

Mengapa? Swiss mendukung kebijakan dan program yang mempromosikan kesehatan orang dewasa lebih tua. Selain itu juga faktor lingkungan yang mendukung.

Lansia yang tinggal di negara ini bisa berharap hidup rata-rata 25 tahun lagi, dengan 19 tahun  dalam kondisi sehat. 

Namun, meski memberikan jaminan pensiun 100 persen untuk lansia di atas usia 65 tahun, tingkat kemiskinan di hari tua di Swiss masih 16,1 persen atau lebih tinggi dari rata-rata regional.


2. Norwegia

Norwegia adalah negara yang konsisten menduduki peringkat tinggi di empat kategori penelitian.

Dari semua kategori itu, Norwegia menduduki peringkat pertama dalam kemampuan. 

Tingkat pekerjaan di kalangan lansia mencapai 71,1 persen.

Persentase ini hampir 15 poin lebih tinggi dari rata-rata regional. 

Selain itu, tingkat pencapaian pendidikan pada lansia di negara ini juga tertinggi.

Tingkat kemiskinan lansia di Norwegia terendah kedua, 1,8 persen dengan pemberian pensiun 100 persen untuk lansia di atas usia 65 tahun.

3. Swedia

Tingkat pekerjaan dan pencapaian pendidikan di Swedia tinggi dibandingkan dengan rata-rata regional orang berusia di atas 60 tahun. 

Lansia di negara ini memiliki kepuasan tinggi terhadap keamanan, kebebasan sipil, dan transportasi umum.


4. Jerman

Untuk kategori kemampuan, Jerman menduduki peringkat tinggi.

Tingkat pencapaian pendidikan tertinggi kedua pada orang dewasa lebih tua. 

Dalam keterhubungan sosial dan kebebasan sipil, negara ini juga menempati peringkat tinggi.

Angka harapan hidup dan angka harapan hidup sehat di Jerman mendekati rata-rata regional.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

5. Kanada

Kanada neniliki skor sangat tinggi di bidang kesehatan. 

Usia harapan hidup di atas rata-rata dan harapan hidup sehat di negara ini menempati peringkat kelima negara terbaik untuk lansia.

Dalam hal keamanan pendapatan, negara ini menempati peringkat tinggi, dengan cakupan pendapatan pensiun 97,7 persen, dan tingkat kemiskinan 6,8 persen, di bawah rata-rata regional.***

Ilustrasi - Kota Zurich, Swiss cocok untuk lansia.(Pixabay)

Video Lansia Online

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri,negara ramah lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026