Kapan Sebaiknya Lansia Berhenti Mengemudi? Kenali Tanda-tandanya


Berita Lansia - Presiden Bick's Driving School di Western Hills, Ohio, Tina Paff memberikan tips bagaimana anggota keluarga bisa mengenali tanda-tanda kapan lansia sebaiknya berhenti mengemudi.

2023-11-20 13:57:49

Geriatri.id - Di Indonesia, salah satu syarat mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) minimal telah berusia 17 tahun? Bagaimana dengan kelompok lanjut usia (lansia)? Apakah ada batasan kapan lansia sebaiknya berhenti mengemudi? 

Di Amerika Serikat (AS), jumlah lansia di atas 65 tahun yang tewas saat berkendara di jalan naik 15 persen pada 2020-2021. 

Data dari Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat menyebutkan pada periode itu telah terjadi 8.200 kejadian fatal yang melibatkan lansia dalam bewrkendara. 

Presiden Bick's Driving School di Western Hills, Ohio, Tina Paff mengatakan penting bagi anggota keluarga untuk memastikan keamanan lansia dalam mengemudi.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Dia memberikan tips bagaimana anggota keluarga bisa mengenali tanda-tanda kapan lansia sebaiknya berhenti mengemudi.

1. Kerusakan fisik kendaraan

Mobil baret atau penyok menjadi tanda pengemudi mengalami kecelakaan kecil.  

"Mungkin itu bukan salah mereka (lansia) tapi bisa juga disebabkan cara mereka dalam berkendara," ujar Paff Kepada Fox News.

2. Efek obat

Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi lansia terkadang memiliki efek samping. Ini dapat mempengaruhi kebiasaan mereka dalam mengemudi. 

3. Mengemudi dengan kecepatan lambat

Seiring bertambahnya usia, umumnya berpengaruh dengan kecepatan dalam berkendara. 

Banyak lansia yang menganggap mengemudi dengan kecepatan lambat lebih aman. Padahal bisa saja ini menyebabkan masalah bagi pengendara lain  yang ingin mendahului.

4. Perurunan penglihatan

Penglihatan lansia umumnya akan menurun seiring usia. Karena itu, konsultasikan dengan dokter mata, apakah masih aman untuk mengemudi.

5. Masalah kognitif

Anggota keluarga harus melarang lansia mengemudi jika mereka menderita demensia atau Alzheimer. Selain diri sendiri, mereka bisa membahayakan keselematan pengendara lain.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Selain itu, Paff menambahkan masalah fisik yang bisa menjadi kendala lansia dalam berkendara. Dia mencontohkan perubahan tulang belakang lansia yang bisa berpengaruh saat melihat kaca spion.***

Ilustrasi - Kapan lansia sebaiknya berhenti mengemudi?(Pixabay)

Video Lansia Online

lansia,lansia pengemudi,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026