
Geriatri.id - Banyak orang lanjut usia (lansia) ingin menjalankan ibadah umroh. Salah satu pertimbangannya karena antrean panjang jika ingin pergi haji.
Menurut Presiden Direktur PT Naffar Perdana Wisata, Agus Supriyanto, ada lima permasalahan umroh pada lansia, termasuk kesehatan.
"Yang paling utama itu persoalan kesehatan. Maklum kalau sudah usia maka ini menjadi persoalan bagi kita semua," ujar Agus dalam live streaming Program Lansia Online (LOL) dengan tema 'Tips Umroh Nyaman dan Menyenangkan Bagi Lansia' di Youtube @Geriatri TV.
Berikut lima permasalahan umroh pada lansia:
1. Kesehatan
Masalah kesehatan dapat mempengaruhi kemampuan lansia dalam melakukan perjalanan panjang dan melelahkan.
2. Fisik
Umroh membutuhkan fisik yang kuat karena banyak aktivitas dan perjalanan melelahkan. Jika bermasalah dengan fisik, besar kemungkinan akan sulit menjalankan umroh dengan sepenuh hati.
3. Mobilitas
Mobilitas dibutuhkan karena harus menuju beberapa tempat di Mekkah dan Madinah. Selain itu ada antrean panjang untuk mencapai tempat tertentu.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
4. Keuangan
Biaya umroh tidak murah. Keterbatasan finansial dapat menghambat lansia dalam mewujudkan impian mereka untuk menjalankan ibadah umroh.
5. Ketidaknyamanan
Perjalanan jauh dan penginapan yang sederhana mungkin saja tidak sesuai dengan preferensi kenyamanan lansia.
Agus memberikan beberapa tips umroh bagi lansia. Selain meluruskan niat dan membekali diri dengan ilmu juga perlu mempersiapkan fisik dan mental.
"Paling tidak tiga bulan cukup untuk persiapan. Olahraga jalan aja tak usah pakai lari," katanya.
Tips lainnya dari Agus, memilih hotel ramah lansia dan relatif dekat dengan tujuan, mempersiapkan makanan tambahan dan memilih waktu yang tepat yaitu Oktober-November atau Februari-Maret.
Apa yang harus dipersiapkan pendamping umroh lansia? Dikatakan Agus, pada dasarnya persiapan pendamping sama dengan jemaah lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
"Sebenarnya sebagai pendamping tidak jauh berbeda dengan jemaahnya sendiri. Pertama niat, kedua fisik karena kita ngikutin, nggak mungkin kita tinggal. Ketiga ekstra finansial dan keempat harus sabar, ini harus dimiliki pendamping," pungkasnya.***
Foto: Jemaah lansia di tanah suci.(Dok.Kemenag)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri