Lulus dari Sekolah Lansia di Pekalongan, 95 Lansia Diwisuda


Berita Lansia - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mewisuda 95 lansia.  

2023-11-09 21:45:04

Geriatri.id - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) mewisuda 95 orang lanjut usia (lansia).  

Para lansia itu telah menyelesaikan jenjang pendidikan Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) di Sekolah Lansia.

Prosesi wisuda berlangsung di Hotel Howard Johnson setempat, Kamis 9 November 2023.

Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosidi melalui Sekretaris setempat, Indah Budiarti mengatakan wisuda ini merupakan kegiatan wisuda kedua di tahun 2023.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

"Wisuda pertama sudah kita lakukan di tahun 2022, tahun ini adalah kedua kali dengan jumlah 95 orang, terdiri dari 28 orang S1 dan 67 orang S2," ujarnya dikutip dari pekalongankota.go.id.

Seluruh peserta wisuda adalah siswi dari dua sekolah lansia yaitu Sekolah Lansia Anggrek di Kecamatan Pekalongan Barat dan Sekolah Lansia Qonitatun Nisa di Kecamatan Pekalongan Utara.

"Mudah-mudahan sekolah lansia bisa terus mewujudkan lansia smart sehat mandiri aktif produktif. Wisuda ini sebagai bentuk apresiasi para lansia, kedepan lansia tetap semangat bahagia sejahtera, mudah-mudahan bisa memberikan motivasi dan inspirasi kepada generasi muda untuk lebih semangat mencari ilmu," harapnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengapresiasi Dinsos-P2KB yang telah memfasilitasi sekolah lansia.

"Ini sudah ada di dua kecamatan, semoga bisa merata di wilayah lain karena melihat para lansia ini luar biasa antusiasnya. Saya sebagai ketua PKK dan seorang anak merasa bahwa  memuliakan orang tua lansia sangat penting, melihat mereka produktif sehat umur panjang sangat bahagia," terangnya.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Didominasi wanita, Inggit berharap sekolah lansia bisa juga diminati oleh kaum pria.

"Harapannya tahun depan ada bapak-bapak lansia bisa bergabung, karena kami ingin sama-sama menjaga kualitas hidupnya," tandasnya.

Sementara itu, wisudawati S1 asal Sekolah Lansia Qonitatun Nisa, Sri Masih (70), mengaku senang mendapat ilmu dan pengalaman yang luar biasa setelah bergabung di sekolah lansia. 

Dia merasa di usianya yang sudah tidak lagi muda, masih bisa berdaya dan produktif.

"Banyak teman diajari macam-macam menyanyi, prakarya, menggambar senam yoga, benar-benar bahagia sekali tadinya cuman dirumah. Alhamdulillah belajar ketrampilan membuat bunga , tas dan lainnya. Setelah wisuda ingin lanjut jenjang S2 di tahun depan," katanya.***

Foto: Sebanyak 95 lansia lansia diwisuda setelah menyelesaikan jenjang pendidikan S1 dan S2 di Sekolah Lansia.(pekalongankota.go.id)

Video Lansia Online

sekolah lansia,berita lansia,geriatri,lansia,lansia bahagia,lansia sehat,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026