Cuaca Panas Terik, Ini yang Perlu Dilakukan Lansia Agar Tetap Sehat


Berita Lansia - Cuaca panas terjadi beberapa bulan terakhir termasuk di Jawa Timur.

2023-11-03 22:18:12

Geriatri.id - Cuaca panas terjadi beberapa bulan terakhir termasuk di Jawa Timur. Terik matahari begitu menyengat hingga menyebabkan sakit kepala. 

Cuaca panas berkisar 36C-41C mulai terasa sejak pukul 09.00 WIB pagi hingga sore hari.

Perubahan iklim terjadi akibat peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, terutama karbon dioksida (CO2), dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi dan berbagai proses industri menyebabkan cuaca panas ekstrem. 

Bahkan BMKG memprediksi cuaca panas bisa mencapai 43C.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Firman mengatakan kondisi cuaca panas ekstrem dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan manusia, terutama pada lansia. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Berbagai masalah kesehatan termasuk kelelahan panas dan dehidrasi bisa dialami lansia. Karena itu beberapa hal ini sangat penting untuk diperhatikan omasyarakat terutama lansia.

1. Cuaca panas dapat menyebabkan mengalami dehidrasi

Lansia merupakan kelompok paling rentan mengalami dehidrasi. Ini karena terjadi penurunan kemampuan tubuh mereka untuk menyimpan air seiring bertambahnya usia. 

“Untuk itu bila kita tinggal bersama keluarga yang sudah lanjut usia, maka perlu diperhatikan kebutuhan minum air putih yang cukup untuk mereka.

Selama cuaca panas ini terjadi, maka disarankan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, dengan minum air putih yang cukup 2 hingga 2,5 liter perhari,” ujar Firman, Kamis, 2 November 2023.

2. Heatstroke atau mengalami panas pada tubuh berlebihan


Heatstroke ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh hingga 40C. 

Lansia lebih rentan terhadap heatstroke. Pemanasan berlebihan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk pingsan dan bahkan kematian. 

“Karena itu lansia harus betul-betul bisa menjaga diri, terutama dari paparan sinar matahari secara langsung.

Carilah tempat yang sejuk atau minimal tidak panas, dan menghindari berada di bawah sinar matahari terik terlalu lama,” katanya. 

3. Perubahan makanan

Cuaca panas dapat memengaruhi nafsu makan lansia. Karena itu sebab pastikan mereka tetap terhidrasi dan mendapatkan nutrisi cukup. 

Firman menyarankan langkah pencegahan untuk melindungi lansia dari masalah kesehatan akibat cuaca panas.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Langkah pencegahan itu seperti minum air putih yang cukup, menghindari paparan sinar matahari secara langsung, mengenakan pakaian ringan dan sedikit longgar.***

Ilustrasi - Dampak cuaca panas pada lansia.(Pixabay)

Video Lansia Online

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026