Lansia Inspiratif: Usia Sudah 104 Tahun Tapi Renang Jalan Terus


Berita Lansia - Setiap pagi, Vivian Levy (104) naik taksi dan pergi ke gym untuk berenang. Levy melakukan sesi olahraga favoritnya itu selama 45 menit.  

2023-09-13 17:12:59

Geriatri.id - Setiap pagi, Vivian Levy (104) naik taksi dan pergi ke gym untuk berenang. Levy melakukan sesi olahraga favoritnya itu selama 45 menit.  

Lansia itu melakukan putaran dengan gaya punggung bersama orang-orang yang usianya jauh lebih muda.

Ketika ditanya bagaimana dia tetap termotivasi berolahraga pada hari-hari tetentu yang tidak disukainya, Levy mengatakan itu tidak pernah ada dalam pikirannya.

"Tidak ada hal seperti itu. Saya bangun setiap hari dan pergi berenang,” kata Levy kepada TODAY.com. 

“Saya selalu merasa seperti itu. Saya telah berolahraga sepanjang hidup saya.”

Levy rutin berenang di Kolam Renang Life Time, Brooklyn, New York.

Perempuan berusia seratus tahun lebih itu adalah anggota Life Time tertua di Amerika Utara.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Dia tinggal sendirian hingga berusia 102 tahun. Sekarang dia tinggal bersama putra dan menantunya di Brooklyn Heights. 

Dia menggunakan iPhone, email dan mengemudi hingga usia 90 tahun.


Lahir pada tahun 1919, Levy telah berenang sejak berusia enam tahun.

Dia mulai bermain air ketika orang tuanya membawanya ke Pulau Coney. 

“Ini latihan yang bagus. Dan saya hanya menikmatinya. Saya suka airnya,” katanya.

Menurut penelitian, berenang adalah salah satu olahraga terbaik untuk umur panjang yang sehat. 

Olahraga teratur juga dapat mencegah penyusutan otak pada orang lanjut usia (lansia).

Umur panjang mengalir dalam garis keturunan keluarga Levy. Salah satu saudara perempuannya hidup hingga 107 tahun, sementara saudara lainnya meninggal di usia 103 tahun.

Berikut tips agar berumur panjang dari Levy: 

1. Terus bergerak

Selain berenang, Levy suka berjalan kaki, bersepeda, dan hiking ketika muda. Dia juga bermain tenis dan bola voli.

“(Olahraga) membuat saya bahagia, dan itu baik untuk tubuh saya. Anda juga bertemu orang melalui olahraga. Di tempat saya berenang, saya mendapat teman,” katanya.

2. Jangan kemunduran kesehatan membuat putus asa


Levy memiliki alat pacu jantung dan tiga stent. Dia harus menemui spesialis jantung setiap tiga bulan. 

Dia juga kurang bergerak dalam beberapa bulan terakhir karena nyeri kakinya.

Namun berenang tetap menjadi olahraga ideal karena bermanfaat bagi persendian, melatih jantung dan memungkinkannya untuk terus bergerak.

Dia tidak pernah menderita kanker atau penyakit berbahaya lainnya.

Levy menyebut dirinya “perenang lambat”, namun tetap bugar berkat durasi waktunya di kolam renang.

Pensiunan guru ini mengatakan selalu aktif secara fisik, sosial dan politik.

“Tertariklah pada berbagai hal dan apa yang terjadi di sekitar Anda, orang-orang, dan dunia,” sarannya.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

3. Makanlah dengan baik dan sediakan ruang untuk camilan

Levy mengatakan dirinya dibesarkan dengan makanan sehat yang dimasak ibunya, termasuk sup ayam, daging dan sayuran.

“Kami makan enak tiga kali sehari,” kenangnya. 

Saat ini, dia menikmati “makanan enak” dan menyediakan ruang untuk pencuci mulut. 

Dia suka blintz, coklat hitam, dan es krim rasa kopi. Dia makan es krim dalam porsi kecil setiap malam.

Dia jarang minum alkohol tetapi sesekali minum segelas rosé. Dia juga suka minum kopi.

4. Berikan otak latihan


Levy secara teratur mengerjakan teka-teki silang, sebuah kebiasaan yang dia pelajari selama masa mengajarnya. 

Sekarang, dia memainkan Scrabble, mengerjakan Wordle dan menyukai permainan kata Spelling Bee. Dia juga membaca buku di Kindle.

5. Nikmati pekerjaan dan keluarga

Levy adalah lulusan Brooklyn College - dia sangat menyukai kimia - dan menjadi guru sekolah umum dan konselor bimbingan selama 26 tahun.

“Saya sangat menyukainya. Saya tidak akan pensiun kecuali suami saya pensiun,” kenangnya. 

“(Saya pensiun) agar kami bisa menghabiskan banyak waktu bersama dan kami melakukannya. Kami bepergian dan pergi hiking. Dan itu bagus,” pungkasnya.***

Ilustrasi: Lansia berumur panjang.(Pixabay)

Video Lansia Online

umur panjang,lansia ,lansia sehat,lansia online,merawat lansia,berita lansia,geriatri,lansia bahagia,lansia inspiratif

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026