
Geriatri.id - Masalah kesehatan gigi pada lansia atau individu berusia 60 tahun ke atas seringkali diabaikan. Padahal kesehatan gigi berperan sangat penting untuk kualitas hidup seseorang.
Gigi berperan penting dalam pengunyahan makanan. Kehilangan gigi atau kerusakan gigi dapat membuat pengunyahan menjadi sulit.
Ini dapat mempengaruhi pencernaan dan asupan gizi lansia.
Kesehatan mulut yang buruk dapat berdampak pada kesehatan umum.
Infeksi gigi atau penyakit gusi yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah serius seperti penyakit jantung, diabetes, dan gangguan pernapasan.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Kehilangan gigi pada lansia dapat berdampak psikologis secara signifikan.
Ini termasuk perasaan malu, tegang, penurunan selera makan, risiko malnutrisi, tidur terganggu, kesulitan sosialisasi, isolasi, kesulitan konsentrasi, dan bahkan ketidakmampuan untuk bekerja dengan optimal.
Kehilangan gigi merupakan masalah umum pada lansia. Penyebab utama kehilangan gigi termasuk kerusakan gigi akibat karies dan penyakit periodontal (penyakit gusi).
Melakukan upaya pencegahan adalah kunci untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pada lansia.
Berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
1. Menjaga kebersihan gigi dan mulut
Menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat dilakukan dengan menyikat gigi secara teratur minimal dua kali sehari pagi dan malam sebelum tidur serta menbersihkan gusi dengan baik.
Jika gigi sudah tidak ada, membersihkan gusi dan lidah secara teratur dapat dilakukan dengan kapas yang dicelupkan dalam air hangat.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Ini untuk menghindari penumpukan sisa makanan dan dapat mencegah pertumbuhan jamur.
2. Pola makan sehat
Hindari makanan mengandung gula berlebihan yang dapat merusak gigi. Pilih makanan sehat untuk kesehatan gigi yang lebih baik.
3. Pemilihan makanan yang tepat
Lansia harus memilih makanan yang mudah dikunyah dan dicerna.
Pemilihan makanan yang tepat dapat membantu menghindari masalah pencernaan dan asupan gizi memadai.
4. Menjaga kebersihan gigi palsu
Jika menggunakan gigi palsu, bersihkan dengan lembut di bawah air mengalir dan rendam dalam air bersih saat tidur.
5. Deteksi dini kelainan mukosa
Penting untuk mendeteksi dini perubahan atau kelainan pada mulut.
Ini dapat membantu mencegah penyakit lebih serius.
6. Pemeriksaan gigi rutin
Rutin berkonsultasi dengan dokter gigi di puskesmas, atau rumah sakit setidaknya enam bulan sekali untuk mendeteksi kelainan mulut sejak dini.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk lansia.
Dengan memiliki setidaknya 20 gigi berfungsi, mereka dapat menjaga kemampuan pengunyahan yang baik dan asupan gizi seimbang.
Pencegahan dan perawatan gigi yang tepat adalah kunci untuk menjaga kualitas hidup lansia.
Selain itu, menjalani gaya hidup sehat dengan pola makan yang baik dan aktivitas fisik juga akan membantu lansia hidup lebih lama, sehat, dan berarti.***
Sumber: ayosehat.kemkes.go.id
Ilustrasi: Lansia tersenyum.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri