
Geriatri.id - Cina menghadapi masalah populasi lansia yang jumlahnya diperkirakan mencapai 400 juta penduduk usia di atas 60 tahun pada 2040. Angka itu bahkan lebih tinggi dari Amerika Serikat.
Mengantisipasi itu, Cina membangun sistem penanganan lansia yang efektif untuk masa depan.
Beijing telah mengeluarkan rencana visi 5 tahun mendatang dalam menangani lansia pada Maret 2022.
Namun, langkah Cina dalam menangani permasalahan ini dinilai tertinggal. Misalnya, perawatan lansia yang digagas pemerintah tidak sanggup memenuhi semua permintaan.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
"Sayangnya tidak ada solusi atau langkah efektif yang bisa mengatasi masalah lansia di Cina," ujar Asisten Profesor Kebijakan Publik dan Urusan Global di Universitas Teknologi Nanyang Singapura Sabrina Luk dikutip dari Insider.
Cina sedang melakukan uji coba skema asuransi nasional, khususnya untuk perawatan untuk lansia.
Asuransi itu termasuk untuk menangani kebutuhan jangka panjang seperti pasien diabetes atau demensia.
"Terdapat 15 kota yang menjadi program percongtohan seperti Chengdu, Shanghai, dan Guangzhou," ungkap Sabrina.
Setiap kota bebas menentukan cara pendanaan skemanya masing-masing, termasuk siapa saja yang akan mendapatkan manfaatnya.
Menurut Undang-undang di Cina, orang dewasa yang bekerja diwajibkan membayar asuransi kesehatan.
Asuransi ini dapat digunakan untuk melindungi pekerja maupun mereka yang sudah pensiun. Meski sudah tidak membayar premi, golongan pensiunan masih bisa memperoleh biaya perawatan medis.
"Tetapi jika penduduk semakin menua sementara orang dewasa usia kerja lebih sedikit, permintaan asuransi perawatan akan melonjak bahkan saat jumlah orang yang berkontribusi mengalami penyusutan," jelasnya.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Dikatakan Sabrina, biaya perawatan lansia tiga kali lebih tinggi dari generasi muda sehingga engandalkan kontribusi dari skema asuransi kesehatan tidak akan bertahan lama.
Permasalahan akibat skema asuransi sudah mulai muncul karena tidak ada fasilitas pendukung skema baru. Selain itu juga karena kurangnya staf pada program perawatan lansia.***
Ilustrasi - Populasi lansia di Cina.(Pixabay)
Video Lansia Online:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri