Benarkah Anggur Bisa Tingkatkan Angka Harapan Hidup?


Berita Lansia - Banyak orang menjadikan buah layaknya camilan. Jika Anda masuk kategori itu, buah anggur bisa menjadi pilihan karena disebut-sebut bisa meningkatkan harapan hidup. 

2023-08-03 10:59:42

Geriatri.id - Banyak orang menjadikan buah layaknya camilan. Jika Anda masuk kategori itu, buah anggur bisa menjadi pilihan karena disebut-sebut bisa meningkatkan harapan hidup. 

Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi anggur dikaitkan dengan angka harapan hidup yang lebih tinggi. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Foods. 

Menurut studi itu, 350 gram anggur yang ditambahkan dalam menu sehari-hari bermanfaat untuk kesehatan. 

Manfaat itu diantaranya mengurangi risiko masalah hati berlemak, meningkatkan kadar gen antioksidan, dan memperpanjang angka harapan hidup.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Dikutip dari EurekAlert, John Pezutto dari Western New England University yang terlibat dalam penelitian memperkirakan dengan mengonsumsi anggur secara teratur, orang dapat hidup empat atau lima tahun lebih lama.

Namun, studi ini memiliki keterbatasan hanya pada objek penelitian tikus sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. 

Penelitian ini dibutuhkan untuk memastikan pengaruh konsumsi anggur terhadap kesehatan manusia.

Anggur kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Dikutip dari Healthline, dalam 150 gram anggur hijau atau merah mengandung kalori 104, karbohidrat 27 gram, protein 1 gram, lemak 0,2 gram, serat 1,4 gram, tembaga 21 persen dari kebutuhan harian dan vitamin K 18 persen dari kebutuhan harian.


Kandungan lainnya, tiamin 9 persen dari kebutuhan harian, riboflavin 8 persen dari kebutuhan harian, vitamin B6 8 persen dari kebutuhan harian, kalium 6 persen dari kebutuhan harian, vitamin C 5 persen dari kebutuhan harian, mangan 5 persen dari kebutuhan harian dan vitamin E 2persen dari kebutuhan harian. 

Anggur mengandung senyawa antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas pemicu penyakit kronis. 

"Apa yang membuat saya bersemangat dengan penelitian ini adalah akan ada lebih banyak studi tentang antioksidan dan peran mereka dalam mengelola dan mencegah penyakit secara umum," ujar ahli gizi terdaftar Laura McDermott dikutip dari Eat This, Not That.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

McDermott mengungkapkan anggur memiliki kandungan senyawa antioksidan diantaranya resveratrol, katekin, quercetin dan anthocyanin. 

Senyawa antioksidan ini membantu tubuh melawan peradangan. 

"Anggur tinggi antioksidan dikombinasikan dengan diet seimbang dapat membantu melawan radikal bebas, menurunkan stres oksidatif," jelasnya.

Selain itu, anggur mengandung fitonutrien. Sifat anti-inflamasi dan antioksidan dari senyawa itu membantu menjaga sel dan DNA tetap sehat.***

Ilustrasi - Anggur.(Pixabay)

Video Lansia Online:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026