Polusi Udara Bisa Tingkatkan Risiko Depresi dan Gangguan Mental pada Lansia


Berita Lansia - Polusi udara dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko depresi atau gangguan mental. Dua studi yang dipublikasikan di JAMA Network menemukan dampak buruk polusi terhadap mental. 

2023-07-25 07:43:00

Geriatri.id - Polusi udara dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko depresi atau gangguan mental. Dua studi yang dipublikasikan di JAMA Network menemukan dampak buruk polusi terhadap mental. 

Studi itu berjudul 'Association of Long-term Exposure to Air Pollution With Late-Life Depression in Older Adults in the US' dan 'Long-term Exposure to Multiple Ambient Air Pollutants and Association With Incident Depression and Anxiety'. 

Dikutip dari ScienceAlert, pada studi pertama, peneliti memeriksa data dari hampir 9 juta lansia dari Medicare, asuransi kesehatan pemerintah AS untuk lansia berusia 64 tahun ke atas.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Studi dilakukan pakar dari Harvard dan Emory University itu menemukan 1,52 juta lansia didiagnosa mengalami depresi pada periode 2005-2016.

"Kami menemukan secara statistik dan signifikan hubungan paparan polusi udara dalam jangka waktu yang lama dengan peningkatan risiko depresi," tulis peneliti. 

Menurut peneliti, risiko depresi bisa meningkat jika lansia berasal dari golongan tidak mampu secara sosial ekonomi.

Dalam studi ini, peneliti memetakan level polusi. Selanjutnya mereka membandingkannya dengan alamat pasien Medicare.

Lansia dalam studi itu terpapar debu, asap, nitrogen dioksida dari emisi kendaraan .

Menurut peneliti, paru-paru dan saraf lansia lebih berisiko depresi karena polusi. 

Kondisi ini bisa menyebabkan konsekuensi serius yakni gangguan kognitif, penyakit fisik penyerta, dan kematian.


Pada studi lainnya, peneliti di Britania Raya dan Cina memeriksa korelasi paparan polusi udara dengan depresi dan kecemasan.

Mereka mempelajari hampir 390 ribu orang di Britania Raya selama 11 tahun. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Studi ini menemukan peningkatan risiko depresi dan kekhawatiran pada mereka yang terpapar polusi di bawah level kualitas standar udara Britania Raya.

"Hasil studi menunjukkan prakiraan paparan jangka panjang terhadap berbagai polutan udara dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan kecemasan," tulis peneliti.***

Ilustrasi - Polusi kendaraan.(Pixabay)

Video Lansia Online:

lansia,lansia depresi,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Mengapa Nafsu Makan Lansia Sering Menurun?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026