
Geriatri.id - Semua orang tentu ingin berumur panjang dengan kondisi selalu sehat. Namun, stres dapat meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantung, obesitas, demensia dan depresi.
Psikolog, Ellisa Epel mengungkapkan stres dalam jangka panjang tidak hanya memperburuk penyakit tertentu, tetapi juga dapat menjadi penyebabnya.
Elissa yang juga peneliti umur panjang menggunakan teknik stress fitness atau kebugaran stres untuk menghindari tekanan stres. b
Stress fitness adalah cara melatih tubuh dengan ledakan stres ringan berdurasi singkat. Studi menunjukkan cara itu bisa meningkatkan kesehatan dan masa hidup regeneratif sel.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Bagaimana cara melatih stress fitness?
1. High-intensity interval training (HIIT)
Satu putaran latihan HIIT membutuhkan waktu sekitar 7 menit.
Olahraga yang dapat dipilih push up, plank, side plank, jumping jacks, high knees, rope jumping, mountain climbers, jump lunges, jump squats dan burpees.
Lakukan satu putaran selama 30 detik kemudian istirahat 10 detik. Lakukan berulang-ulang sampai tujuh menit.
Mulailah dengan aktivitas ringan seperti berjalan cepat jika sudah lama tidak berolah raga.
2. Mandi air dingin
Sebuah penelitian menemukan mandi air dingin dalam waktu singkat dapat meningkatkan harapan hidup seseorang.
Selain itu, mandi air dingin juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Caranya, putar tombol keran ke air dingin setelah mandi air hangat. Siram air dingin selama 15-30 detik, lakukan sampai satu menit.
Jika dilakukan dalam situasi yang tepat, paparan air dingin mengaktifkan stres positif.***
Ilustrasi - Lansia berjalan kaki.(Pxhere)
Video Lansia Online:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri