Kembali
×
Cuaca Panas Ekstrem, Lansia Lebih Berisiko Dehidrasi
14 Juli 2023 20:58 WIB

Geriatri.id - Cuaca panas di berbagai wilayah di dunia, termasuk Indonesia bisa memicu dehidrasi.

Kelompok lanjut usia (lansia) lebih berisiko dehidrasi dibanding mereka yang berusia lebih muda. 

Perawat spesialis klinis geriatri Anne Vanderbilt mengatakan rasa harus akan berkurang seiring bertambahnya usia sehingga banyak lansia berusia 65 tahun ke atas tidak minum cukup cairan.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Akibatnya, tubuh lansia berusia 65 tahun ke atas mengandung lebih sedikit air dibanding orang dewasa dan usia lebih muda. 

"Penurunan fungsi ginjal juga dapat memengaruhi kadar cairan,” ujar Anne dikutip dari Cleveland Clinic, Kamis 13 Juli 2023.

Air dibutuhkan untuk melumasi sendi hingga mengatur suhu tubuh dan memompa darah ke otot. 

Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup cairan dalam dapat berisiko masalah kesehatan serius.


Menurut dia, ketika lansia merasa haus menjadi indikasi dehidrasi dini.

Dehidrasi merupakan penyebab umum rawat inap lansia berusia 65 tahun ke atas.

“Masalah bertambah karena gejala dehidrasi pada lansia sering tidak dikenali. Gejala dapat dengan mudah dikaitkan dengan kondisi medis lain, obat-obatan, atau efek penuaan alami,” ungkap Anne.

Dikatakan Anne, dehidrasi dapat memengaruhi fisik, mental dan emosional.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Ini karena pembuluh darah di otak dan seluruh tubuh menyempit akibat berkurangnya kadar cairan.***

Ilustrasi - Pixabay

Video Lansia Online:

 

Artikel Lainnya
Artikel
02 Februari 2026 10:09 WIB
Artikel
02 Februari 2026 07:10 WIB
Artikel
31 Januari 2026 08:23 WIB
Tags
lansia
lansia dehidrasi
lansia sehat
lansia bahagia
merawat lansia
lansia online
berita lansia
geriatri