Mengenal Senam Lansia, Gerakan dan Manfaatnya Bagi Kesehatan


Berita Lansia - Senam lansia banyak dilakukan di berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lenjut usia (lansia). Misalnya, saat peringatan Hari Lansia Nasional (HLUN).

2023-07-07 21:24:36

Geriatri.id - Senam lansia banyak dilakukan di berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lenjut usia (lansia). Misalnya, saat peringatan Hari Lansia Nasional (HLUN).

Sebelum membahas senam lansia, penting untuk mengetahui prinsip olahraga pada lansia.

Prinsip itu bahwa komponen kesegaran jasmani yang dilatih adalah ketahanan kardio pulmonal, kelenturan (fleksibilitas) dan kekuatan otot.

Prinsip lainnya, selalu mempertahankan keselamatan, latihan teratur dan tidak terlalu berat, hindari kompetisi serta tidak dianjurkan jika tekanan darah lebih dari 180 mmhg dan berpenyakit berat. 

Dikutip dari pantirapih.or.id, senam lansia adalah serangkaian gerak yang teratur dan terarah serta terencana, dilakukan dengan maksud meningkatkan kemampuan fungsional tubuh.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Manfaat senam lansia diantaranya menjaga kesehatan jantung dan sistem pernafasan serta otot, daya tahan dan kelenturan tubuh.

Selain itu mengatur metabolisme dan mengendalikan berat badan, menstabilkan tekanan darah, mencegah terjadinya kehilangan massa tulang, menurunkan kadar lemak dalam darah (dapat mengurangi risiko serangan penyakit jantung) dan memperbaiki kesehatan jiwa dan kepercayaan diri. 

Jenis senam yang dapat dilakukan senam kebugaran lansia, senam hipertensi, senam diabetes melitus, olahraga rekreatif atau jalan santai. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Berikut gerakan senam lansia:

Latihan Kepala dan Leher

– Putar kepala ke kiri dan kanan sambil melihat bahu.

– Miringkan kepala ke bahu kiri dan ke kanan.

Latihan Bahu dan Lengan

– Angkat kedua bahu ke atas mendekati telinga, kemudian turunkan kembali perlahan-lahan.

– Tepukkan kedua telapak tangan dan regangkan lengan ke depan setinggi bahu.

Latihan Tangan

– Balikkan telapak tangan. Tarik ibu jari sampai menyentuh jari kelingking, kemudian tarik kembali. Lanjutkan dengan menyentuh tiaptiap jari

– Kepalkan tangan sekuatnya kemudian regangkan jari-jari selurus mungkin

Latihan Punggung


– Dengan tangan di samping, bengkokkan badan ke satu sisi kemudian ke sisi yang lain.

– Letakkan tangan di pinggang dan tahan kedua kaki, putar tubuh dengan melihat bahu ke kiri lalu ke kanan.

Latihan Pernafasan

- Duduk dengan punggung bersandar pada bahu rileks. 

- Letakkan kedua telapak tangan pada tulang rusuk bawah. 

- Tarik nafas dalam-dalam secara perlahan, jangan mengangkat bahu, maka dada akan merasa mengembang. 

- Kemudian keluarkan nafas perlahan-lahan. 
- Lakukan berulang-ulang sampai minimal 10 kali

Latihan Relaksasi

– Kepalkan kedua telapak tangan, kencangkan otot-otot lengan selama 10 hitungan, kemudian bukalah genggaman tangan dalam 30 hitungan.

– Tariklah nafas secara perlahan-lahan dan sedalam mungkin, pertahankan selama 10 hitungan kemudian keluarkan udara seperlahan mungkin.***

Foto: Senam lansia.(pantirapih.or.id)

Video Lansia Terbaru:

 

lansia,senam lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026