Kisah Keiichi Shibahara, Jadi Miliarder karena Sukses Mengelola Panti Jompo


Berita Lansia - Banyak jalan menjadi miliarder. Keiichi Shibahara mendapatkannya melalui panti jomponya yang memberikan pelayanan kepada para (lanjut usia (lansia) selama pandemi COVID-19. 

2023-06-08 11:52:35

Geriatri.id - Banyak jalan menjadi miliarder. Keiichi Shibahara mendapatkannya melalui panti jomponya yang memberikan pelayanan kepada para (lanjut usia (lansia) selama pandemi COVID-19. 

Keiichi Shibahara adalah CEO Amvis Holdings Inc, perusahaan yang menawarkan layanan homecare, dukungan keamanan media, rehabilitasi dan layanan lainnya. 

Saat ini kekayaan bersih Shibahara mencapai 1,7 miliar dolar AS atau Rp25,3 triliun.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Bagaimana Keiichi Shibahara bisa menjadi miliarder? 

Selama COVID-19, banyak pasien lansia di Jepang memilih perawatan kesehatan di panti jompo. 

Ini karena hampir semua rumah sakit di Negeri Matahari Terbit itu fokus merawat pasien COVID-19. 

Keadaan itu menjadi berkah bagi Amvis Holdings Inc yang mengelola 41 panti jompo swasta yang tersebar di seluruh wilayah Jepang. 

Saham perusahaan itu melonjak lebih dari dua kali lipat pada Agustus 2020.

Dengan kepemilikan saham mayoritas hingga 77 persen, Shibahara, pria berusia 58 tahun itu mengantongi kekayaan bersih Rp25,3 triliun.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Shibatra mengklaim, Amvis merupakan perusahaan pertama di jepang yang menerapkan model bisnis hospice.  

"Amvis telah berkembang pesat menjadi perusahaan ternama di industri home healthcare dan perawatan," ujar Shibahara dikutip dari Forbes.


Hospice care adalah perawatan paliatif untuk pasien stadium terminal atau sakit parah dengan menawarkan lingkungan yang nyaman dan penuh perhatian.

Amvis didirikan pada tahun 2013 setahun setelah pemerintah Jepang menerapkan kebijakan perawatan berbasis rumah.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Kebijakan itu mengarahkan agar orang dengan penyakit kronis atau disabilitas untuk menjalani perawatan di rumah. Tujuannya mengurangi beban di rumah sakit.

Saat ini menurut Japan Times, proporsi orang berusia 65 tahun atau lebih di Jepang sekitar 28,7 persen dari total populasi negara itu. Proporsi ini merupakan adalah yang tertinggi di dunia. 

Kinerja keuangan Amvis hingga September 2020 melesat lebih dari 71% menjadi 9,2 miliar yen dibanding tahun sebelumnya dengan laba berlipat ganda menjadi 1,2 miliar yen. 

Sementara pada periode Oktober 2020 - 31 Maret 2021, pendapatan perusahaan itu melonjak 66 persen dan laba naik 108 persen dibandingkan tahun sebelumnya.***

Ilustrasi - Pexels

Video Lansia Terbaru:

 

lansia,panti jompo,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri,lansia jepang

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026