
Geriatri.id - Masih banyak wilayah di Asia Tenggara yang rawan penyakit jantung, stroke, kanker, diabetes dan kematian neonatal.
Perawatan preventif semakin menjadi aspek penting dalam bidang kesehatan seiring dengan meningkatnya biaya perawatan. Sudah saatnya fokus kepada tindakan proaktif.
Tes genetik dapat membantu mengidentifikasi risiko terhadap penyakit.
Selain itu juga membantu pasien mengambil langkahefektif yang diperlukan untuk pencegahannya.
Asia Tenggara memiliki tingkat kejadian penyakit mematikan yang mengkhawatirkan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 33% kematian di wilayah Asia Tenggara disebabkan penyakit jantung.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Selain penyakit jantung dan stroke, penyebab kematian lainnya adalah kanker usus besar, diabetes dan kematian neonatal.
Kenyataan ini menegaskan pentingnya solusi tes genetik dalam mengidentifikasi risiko genetik individu untuk mencegah dan meningkatkan kesempatan kesembuhan dari penyakit mematikan.
Bukan hanya bermanfaat bagi pasien, tes genetik juga dapat membantu penyedia layanan kesehatan merancang perawatan preventif yang lebih tepat sasaran dan efektif.
Hal ini tidak hanya mengurangi beban pada sistem kesehatan tapi juga meningkatkan hasil kesembuhan pasien.
Saat ini, tes genetik sudah terbukti memiliki dampak signifikan pada kesehatan mulai dari mendeteksi gangguan genetik, mempersonalisasi pengobatan pasien hingga memberikan wawasan tentang risiko akan penyakit tertentu di kemudian hari.
NalaGenetics bertekad mengembangkan tes genetik yang dapat membantu pasien mengidentifikasi obat-obatan dan perawatan tepat, terutama di Asia Tenggara yang masih dihantui penyakit mematikan.
Dengan memanfaatkan kekuatan tes genetik, dapat merevolusi cara dalam melakukan perawatan kesehatan. Sudah saatnya memahat masa depan dimana penyakit mematikan dapat dicegah sebelum merenggut nyawa lagi.
Sebagai penyedia solusi tes genetika terkemuka di Asia Tenggara, NalaGenetics bertekad melawan penyakit itu dan meningkatkan kesempatan serta kualitas hidup pasien.***
Ilustrasi - Pixabay
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri