Tips Jitu Agar Lansia Berani dan Tidak Cemas Lagi Lakukan Transaksi Online


Berita Lansia - Teknologi berkembang pesat dan telah memasuki era digital seperti sekarang ini. Semua orang termasuk kelompok lanjut usia (lansia) dituntut beradaptasi dengan perkembangan teknologi. 

2023-05-08 12:22:14

Geriatri.id - Teknologi berkembang pesat dan telah memasuki era digital seperti sekarang ini. Semua orang termasuk kelompok lanjut usia (lansia) dituntut beradaptasi dengan perkembangan teknologi. 

Namun tranformasi digital di kalangan lansia tidak berjalan mudah. Banyak dari mereka yang masih gagap teknologi dan bahkan merasa cemas dan khawatir saat menggunakan teknologi.

Dilansir ScienceDaily, perasaan cemas pada lansia ini muncul dari ketakutan dan ketidakpercayaan diri dalam mengoperasikan teknologi. Karena rasa takut ini, banyak lansia menolak inovasi teknologi, terutama yang berhubungan dengan keuangan digital.

Kecemasan pada lansia dapat diatasi. Caranua dengan terus memperkenalkan teknologi kepada mereka. 

Baca Juga: Kenali Tanda Sarcopenia, Ukuran Otot Mengecil hingga Penurunan Keseimbangan

Berikut tips memperkenalkan teknologi kepada lansia: 

1. Menjelaskan dengan perlahan

Orang akan mengalami penurunan daya ingat seiring bertambahnya usia. Penurunan daya ingat ini akan menyulitkan mereka dalam memproses informasi baru, terutama berhubungan dengan teknologi.

Karena itu, harus ada yang menjelaskan kepada mereka tentang teknologi. Memang tidak mudah, tapi dengan kesabaran dan penjelasan yang mudah dipahami, lansia bisa mengoperasikan teknologi.

2. Hindari kata-kata teknis

Lansia memiliki kesulitan dalam mengingat informasi baru. karena itu jangan memberikan penjelasan dengan kata-kata teknis yang sulit diingat dan dimengerti.

Jika ada istilah asing, sebaiknya diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Atau buat istilah baru khusus untuk mempermudah lansia memahami fungsi dan cara menggunakan teknologi.

3. Perkenalkan dengan sistem keamanan yang membuat nyaman

Keamanan adalah salah satu alasan lansia merasa cemas dalam menggunakan teknologi. Tak heran, banyak lansia menolak melakukan transaksi keuangan secara online dan lebih memilih transaksi konvensional .

Kecemasan itu karena mereka tidak memahami sistem keamanan seperti PIN, kode OTP dan verifikasi wajah yang dapat menjamin keamanan data dan transaksi digital. 

Jika mengetahui sistem keamanan berlapis, lansia pasti tidak akan ragu memanfaatkan teknologi untuk bertransaksi.

4. Perkenalkan brand teknologi digital yang aman dan terpercaya

Perkenalkan dengan brand teknologi yang telah terpecaya. Hampir semua orang, termasuk lansia cenderung memilih brand teknologi yang sudah terkenal dengan reputasi baik.

Dengan empat cara itu, lansia akan semakin mudah menerima dan memanfaatkan teknologi.***

Ilustrasi - Pixabay

Video Lansia Terbaru:

lansia,teknologi,tips lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Orangtua Ingin Tinggal Bareng, Siapkan Segalanya

Biar Tetap Fit, Jaga Kesehatan, Opa Oma

Yuk, Ikuti Pelatihan Caregiver Khusus Haji 2026 di Geriatri

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026